infobatik.id

Batik Posdaya Ngudi Maju Di Kulonprogo

0 4

Batik Posdaya Ngudi Maju Di Kulonprogo

Siapa bilang ibu-ibu rumah tangga asal pelosok desa tak mampu menghasilkan karya yang luar biasa. Buktinya ibu-ibu asal pelosok desa di Kulon Progo ini mampu menghasilkan kain batik yang digemari sejumlah pejabat dan tokoh penting di Indonesia.

Sebut saja tokoh seperti Sri Sultan Hamengku Buwono X, putri Presiden Kedua RI Titiek Soeharto hingga Wakil Presiden RI Jusuf Kalla pernah memesan kain batik pada mereka.

Ya, mereka tak lain adalah ibu-ibu rumah tangga yang tergabung dalam unit usaha batik Thok Thil binaan Posdaya Ngudi Maju yang terletak di Dusun Nglatiyan 1 Ngentakrejo Lendah Kulon Progo.

“Sri Sultan dan Pak Jusuf Kalla pernah memesan batik kami. Bahkan Ibu Titiek Soeharto, setiap pulang ke Jogja selalu memesan batik kami. Setahun bisa sampai dua kali. Biasanya yang dipilih kain batik yang ada corak warna kuning,” ujar Yumar Wuragil, Ketua Unit Usaha Batik Thok Thil Posdaya Ngudi Maju.

Berada di kawasan sentra batik Desa Ngentakrejo Kulon Progo, unit usaha batik Thok Thil Posdaya Ngudi Maju memang selalu menghasilkan produk batik yang memiliki ciri khas lain dari biasanya. Mengejar pasar kelas menengah ke atas, mereka banyak membuat kain batik dengan ciri khas motif semi abstrak tertata.

“Setiap perajin batik pasti memiliki ciri dan keunikan sendiri-sendiri. Kalau keunikan kami itu kain batik yang dihasilkan selalu eksklusif. Karena setiap motif hanya dibuat satu buah. Tidak ada yang sama. Mungkin kami bukan yang terbaik tapi kami jelas berbeda,” imbuh Yumar.

Sebagai ketua unit usaha batik Thok Thil Posdaya Ngudi Maju, Yumar mengaku bangga bisa mengenalkan karya batik mereka pada tokoh-tokoh penting di Indonesia. Terlebih batik itu dibuat oleh ibu-ibu desa yang diberdayakan melalui kegiatan posdaya.

Karena itulah ia pun berharap agar kegiatan-kegiatan pemberdayaan melalui posdaya di berbagai daerah dapat terus dilakukan. Yakni selain dapat menumbuhkan setiap potensi yang ada, juga dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga itu sendiri.

“Menurut saya kuncinya ada di tingkat pimpinannya. Jika masyarakat itu bisa digerakkan maka akan berkembang. Saya berharap agar gerakan Posdaya ini dapat digelorakan lagi agar dapat mendukung dan menyemangati yang di daerah-daerah atau di desa-desa lain,” katanya.

Source https://www.cendananews.com https://www.cendananews.com/2018/04/batik-posdaya-ngudi-maju-langganan-titiek-soeharto.html
Comments
Loading...