Batik Pecelan Madiun

0 1.184

Batik Pecelan Madiun

]Batik Nusantara terus menginspirasi masyarakat untuk berkreasi dan menemukan ide-ide segar terkait motif batik. Termasuk Batik Pecelan Madiun yang terinspirasi dari keragaman sayuran dari Nasi Pecel, makanan khas Kota Madiun. Seorang warga Kota Madiun, Jawa Timur, mengembangkan sebuah motif untuk kain batik dengan tema nasi pecel yang menjadi makanan khas Madiun. Pengembang Motif Batik Pecelan tersebut adalah Sri Murniati, warga Jalan Halmahera, Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun.

Motif Pecelan terdiri dari motif daun pepaya, daun ketela (singkong), cabai, kembang turi, butiran nasi, dan lainnya yang merupakan paduan bahan dari makanan nasi pecel. Selain motif pecelan, hasil bumi dan kejayaan yang pernah ada di Kota Madiun juga menjadi inspirasi untuk membuat motif lain. Untuk membuat satu lembar batik tulis, dibutuhkan waktu hingga empat hari. Adapun, proses pembuatannya harus telaten, mulai dari tahap perebusan kain calon batik dengan tawas, tahap desain, pewarnaan, hingga penjemuran.

Untuk harga, sangat bervariasi. Mulai dari puluhan hingga ratusan ribu rupiah per lembarnya. Bahkan ada juga batik yang harganya mencapai jutaan rupiah. Untuk batik tulis, tentu harganya lebih mahal dibanding batik cap atau printing. Murni menambahkan, pihaknya ingin agar masyarakat Indonesia umumnya, dan Kota Madiun khususnya untuk lebih mencintai batik sebagai warisan budaya.Di rumah produksinya yang sederhana di Jalan Halmahera Madiun, Murni dibantu dengan sejumlah karyawannya, terus berkomitmen untuk melestarikan budaya bangsa berupa batik dan terlebih batik khas Kota Madiun Pecelan dan Seger Arum

Source Batik Pecelan Madiun Motif Pecelan
Comments
Loading...