Batik Pasir Semeru

0 239

Batik Pasir Semeru

Batik merupakan salah satu kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya “Batik Cap” yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu Batik Pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak “Mega Mendung”, dimana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.

Awalnya, batik memiliki ragam corak dan warna yang terbatas, dan beberapa corak hanya boleh dipakai oleh kalangan tertentu. Namun batik pesisir menyerap berbagai pengaruh luar, seperti para pedagang asing dan juga pada akhirnya, para penjajah. Warna-warna cerah seperti merah dipopulerkan oleh Tionghoa, yang juga memopulerkan corakphoenix. Bangsa penjajah Eropa juga mengambil minat kepada batik, dan hasilnya adalah corak bebungaan yang sebelumnya tidak dikenal (seperti bunga tulip) dan juga benda-benda yang dibawa oleh penjajah (gedung atau kereta kuda), termasuk juga warna-warna kesukaan mereka seperti warna biru. Batik tradisonal tetap mempertahankan coraknya, dan masih dipakai dalam upacara-upacara adat, karena biasanya masing-masing corak memiliki perlambangan masing-masing.

Di daerah Pasirian terdapat satu-satunya produsen batik adalah Batik Pasir Semeru. Batik Pasir Semeru mengambil tema pisang sebagai ikon atau ciri khas Kabupaten Lumajang. Kreatifitas dalam membatik selalu dikembangkan agar dapat bersaing dalam dunia Batik Indonesia bahkan Internasional. Pengrajin Batik Pasir Semeru selalu mengembangkan inovasi baik berupa corak dan model dalam pembuatannya sehingga menghasilkan kain batik yang berbeda dan menjadi ciri khas batik pasir semeru. Batik Pasir Semeru memakai teknik tulis atau canting dalam pembuatannya. Proses pewarnaan sistim colet sehingga membuat batik terkesan mewah.

Source http://kimpasirian.blogspot.co.id/ http://kimpasirian.blogspot.co.id/2012/12/batik-pasir-semeru.html https://id.wikipedia.org/wiki/Tionghoa
Comments
Loading...