Batik Paoman Indramayu: Sentuhan Tangan Indah Wanita Pesisir

0 25

Batik Paoman Indramayu: Sentuhan Tangan Indah Wanita Pesisir Yang Kaya Nuansa Laut

Seiring dengan berjalannya waktu, kegiatan membatik di Desa Paoman mengalami pasang surut seperti halnya air laut. Ada masa jaya, ada pula masa sirna. Untungnya, batik Paoman tak pernah sirna. Tetap ada, meski nafasnya kadang terengah, karena tak banyak pemuda mau menyentuhnya, katanya, hasilnya sedikit. “Salah seorang penduduk menggadaikan dua lembar kain batik ke Pegadaian untuk biaya berobat, ibu saya menyukai kain batik tersebut dan membelinya,” tutur Nono Prayitno, salah satu putra Siti Ruminah. Batik dari Desa Paoman aslinya bernama Batik Indramayu atau dikenal pula sebagai batik Dermayon. Berkat Siti Ruminah, kini batik tersebut dikenal dengan nama Batik Paoman. Paoman Art adalah merek yang diusung Siti Ruminah hingga sekarang.

Lama-kelamaan Sudiono mengijinkan istrinya menggeluti usaha batik. Apalagi saat itu permintaan batik dari para pendatang semakin banyak. Bahkan, orang Italia, Amerika hingga Jepang yang masuk ke Indramayu juga mencari oleh-oleh batik. Batik Tulis Paoman mencerminkan suasana hati pembatiknya karena hanya menggunakan sedikit pola. Total ada sekitar 143 motif batik Paoman. Namun baru ada 99 motif yang telah terdaftar di Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI). Menurut Nono, Indramayu menjadi pelopor hak cipta batik. “Hal ini dilakukan karena adanya kekhawatiran batik diklaim oleh pihak asing,” katanya. Pada tahun 2004, Paoman Art mulai menjajakan kaki di Jakarta melalui salah seorang adik Nono. Namun hingga kini Nono lah yang menekuninya. Batik ini keuntungannya tidak banyak namun melibatkan banyak orang dalam proses pembuatannya.

Paoman Art ingin membantu pemasaran batik dari perajin karena umumnya mereka bisa memproduksi namun kesulitan memasarkan. Untuk memberi harga pada batik, ujarnya, terkadang memiliki kendala karena kualitas batik yang dihasilkan perajin berbeda-beda. Paoman Art menyiasati dengan memberi harga batik yang berbeda-beda sesuai kualitas. Harga batik dengan merek Paoman Art yang menggunakan pewarna alam untuk kain batik tulis yaitu Rp. 400.000 hingga Rp. 1,5 juta. Sedangkan batik tulis dengan pewarna sintesis Rp. 150.000 hingga Rp. 350.000. Tak hanya batik tulis, Paoman Art juga menyediakan batik cap serta berbagai produk baju batik untuk pria dan wanita.

Mulai tahun 2006 lalu, Batik Paoman dengan jenis keliran mulai disukai para desainer nasional seperti Anne Avantie. Dalam industri batik sebetulnya banyak peluang bisnis yang dapat dikembangkan. Menurut Nono berbagai peluang tersebut a.l pembuatan bahan baku seperti pewarna alam dan membuat desain baju dengan kain batik. Dari kecil, Wati sudah belajar membatik. Saat ini tokonya melayani konsumen yang kebanyakkan pedagang batik grosiran untuk dijual lagi. Dia juga menjual batik tulis, batik cap, serta baju batik di tokonya dengan merek Wangi Asri. Nama motif batik yang biasa digarap di Indramayu diantaranya Iwak Etong, Tangga Istana, Merak Ngibing dan Kereta Kencana. Ada beberapa motif kuno yang hanya bisa dikerjakan oleh orang-orang tua di Indramayu yaitu Banji dan Kembang Kapas.

Source http://bandung.bisnis.com/ http://bandung.bisnis.com/read/20120726/20/215898/batik-paoman-indramayu-sentuhan-tangan-indah-wanita-pesisir-yang-kaya-nuansa-laut
Comments
Loading...