Batik Motif Tradisional Indonesia Dipadu Bohemian Modern

0 33

Batik Motif Tradisional Indonesia Dipadu Bohemian Modern

Sejak kemunculannya hampir dekade lalu, Alleira memberi napas baru dalam dunia fesyen batik Indonesia. Tampil dengan motif Lace dengan warna gradasi yang tak biasa digunakan dalam batik pada umumnya, Alleira sukses menarik hati tak hanya kaum menengah ke atas yang menjadi target pasarnya, namun juga anak muda yang ingin tampil dengan gaya batik yang berbeda.

Dalam pagelaran Plaza Indonesia Fashion Week 2018, Alleira tampil dengan sentuhan gaya yang lebih modern ketimbang biasanya. Mengusung tema ‘Amorous’, Alleira menampilkan sekitar 60 koleksi baru yang tidak hanya mengawinkan motif namun juga gaya. Motif tradisional Parang dan Daun Semanggi yang dimodifikasi bertumpuk serta dipadukan dengan motif Lace ala Alleira tampil mengisi sebagian besar koleksi terbaru kali ini. Agar terlihat tidak membosankan, Alleira juga memasukkan pola geometris yang ditumpuk dengan motif batik.

Menariknya, semua motif ini diaplikasikan dalam busana dengan gaya Bohemian Italia masa kini. Hal ini terlihat dari potongan lebar di bagian tangan, serta celana berpotongan lebar dan belahan di bagian bawah. Alleira juga mengusung rok berpotongan lebar ala gypsi namun mengawinkannya dengan gaya Italia klasik dengan kancing tumpuk di bagian belakang.  Model pakaian yang biasa ditampilkan dengan warna gelap ataupun warna berani ini, dirombak secara total oleh Alleira dengan gaya mereka sendiri; modis namun tetap elegan. Warna-warna segar yang dikombinasikan dengan kesan elegan dengan warna gelap di setiap siluetnya seperti putih, beige cokelat, navy, hitam, serta terracotta yang diaplikasikan dalam material bahan Jacquard, Organza, Super Silk, serta Sutra ATBM menjadi pilihan untuk koleksi Amorous by Alleira.

Semua bahan dalam koleksi kali ini, kecuali Super Silk, merupakan produksi lokal. Sementara, untuk bahan dengan sutra ATBM (Alat Tenun Bukan mesin), Alleira menggandeng pengrajin tenun di Garut dan Tasik. Pilihan sutra ATBM merupakan langkah berani Alleira mengingat bahan ini membutuhkan bukan hanya detail yang lebih tinggi namun juga waktu pengerjaan yang lebih lama. Dikatakan oleh Zakaria Hamzah, Managing Director Alleira Batik, bahan lokal sebenarnya tidak kalah dengan luar negeri, namun yang perlu diperhatikan adalah pengawasan kualitas serta aplikasi motif dalam desain yang tepat.

Comments
Loading...