Batik Motif Rusa

0 256

Batik Motif Rusa

Batik Rusa dibuat dengan menggunakan bahan yang digunakan dalam pembuatan Batik Motif Rusa ini adalah kain primisima. Bahan pewarna yang digunakan adalah zat remasol. Teknik pewarnaan menggunakan smok kenyuk. Kain primisima memiliki sifat bahan yang dapat bertahan dengan suhu panas pada proses pelorodan, dapat menyerap warna, sehingga kain ini dapat melalui proses membatik dengan baik. Dalam proses pembuatan karya ini menggunakan teknik batik tulis dan teknik pewarnaan smok.

Adapun tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam pembuatan karya ini, seperti pembuatan desain, mewarna, memola atau menjiplak, mencanting, melunturkan dan melorod. Teknik pewarnaan pertama adalah teknik smok kenyuk dengan menggunakan larutan warna remasol kuning FG yang dicampur dengan biru TQ , merah RB dicampur dengan kuning FG, dan ungu SR dicampur dengan kuning FG. Sebelum warna dikunci menggunakan larutan waterglass, kain terlebih dahulu dijemur dan ditaburi soda abu secara merata. Kemudian ditutup malam sesuai dengan pola menggunakan canting. Selanjutya kain dilunturkan menggunakan larutan zat sulfurit H2SO4 dan larutan soda abu. Setelah itu kain diwarna kembali menggunakan teknik smok kenyuk dengan larutan remasol warna coklat GR, biru RSP, merah RB dan ungu SR. Setelah proses pewarnaan selesai, kain disetrika agar rapi.

Batik ini dibuat dengan pengulangan Motif Rusa yang secara merata memenuhi kain dengan dikombinasikan sulur-sulur dedaunan. Rusa adalah salah satu hewan yang terpahatkan pada dinding relief candi Mendut yang memiliki makna simbolik bagi umat Buddha. Cerita jataka mengenai Rusa adalah tentang pengorbanan, mengisahkan tentang Boddhiasattva yang terlahir sebagai rusa bernama Banyan dan memberikan hidupnya untuk seorang raja menggantikan seekor rusa betina yang sedang hamil yang rencananya akan dibunuh. Mendengar seperti itu raja begitu tergugah dan membatalkan rencananya sehingga menciptakan taman sebagai tempat perlindungan rusa, dinamakan taman Benares yang hingga saat ini masih ada.

Sesuai dengan cerita Rusa dan kesatuan warna yang terdapat pada motif batik ini terdapat makna yang terkandung. Warna biru yang melambangkan kedamaian, ungu melambangkan kemuliaan, dan merah memiliki arti keberanian seperti halnya rusa Banyan yang mempunyai keberanian berkorban untuk menolong rusa lain yang akan dibunuh. Diharapkan si pemakai mempunyai keberanian untuk menolong sesama dan memiliki sifat welas asih sebagai tanda dari suatu kemuliaan.

Source http://eprints.uny.ac.id/45916/1/Lap.TAKS%20full.pdf
Comments
Loading...