Motif Batik Retno Kumolo Khas Madiun

0 498

Potensi alam yang mempesona banyak memberikan inspirasi para pengrajin batik untuk menciptakan motif batik khas Madiun. Tak banyak yang tau jika Madiun menyimpan kain tradisional yang khas yaitu batik Madiun. Batik Madiun sebenarnya sudah ada sejak jaman Mataram, karena terdapat sebagian wilayah Madiun yang dulunya menjadi kekuasaan kerajaan Mataram. Setelah sempat beberapa tahun punah, namun pada masa penjajahan Belanda, Batik Madiun mulai bangkit kembali walau hanya beberapa tahun saja. Batik Madiun sempat mengalami kejayaan pada tahun 1960-an sampai 1980-an. Batik Madiun juga banyak memiliki motif batik salah satunya Motif Retno Kumolo.

Motif Retno Kumolo

Motif Retno Kumolo yang motifnya terispirasi dari tokoh wanita zaman Kerajaan Mataram, Retno Dumilah. Retno Dumilah adalah tokoh seorang putri sekaligus ksatria yang berjuang mempertahankan wilayah Purbaya atau Kadipaten Madiun dari serangan Kerajaan Mataram pada zaman pemerintahan Kerajaan Pajang.

Ciri khas batiknya ada pada gambar keris dan warna. Keris itu adalah senjatanya pahlawan Retno Dumilah yang kemudian dijadikan lambang kota Madiun. Sedangkan untuk warna cenderung mendekati biru benhur. Konon katanya, Madiun ini dekat hutan sehingga membawa kesejukan. Warna biru melambangkan kesejukan. Ciri khas yang sangat kental dan sarat pesan ini diyakini bisa menjadi daya tarik tersendiri.

Sentra Batik Madiun bisa terdapat di Desa Kenongorejo Kecamatan Pilangkenceng yang terletak 7 km dari kota Caruban, ke arah Utara. Batik di kawasan ini mengalami puncaknya pada tahun 1960-an, kala itu produksi batik mencapai 6.000 hingga 7.000 lembar setiap bulannya. Kini produksinya merosot drastis, yakni hanya tinggal 100 hingga 300 lembar setiap bulannya. Hal ini karena peminat batik mulai berkurang dan akhirnya kalah dengan tren mode kain dan pakaian dari luar negeri. Selain itu terdapat di Jalan Tuntang, Gang I, Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Source Batik Motif Retno Kumolo Khas Madiun Batik Madiun
Comments
Loading...