Batik Motif Khas Daerah Mulai Dibranding

0 214

Batik Motif Khas Daerah Mulai Dibranding

Masyarakat Ponorogo terus berusaha untuk melestarikan Batik Khas Ponorogo. Salah satunya Motif Ponoragan dengan gambar layaknya reog lengkap dengan gambar gamelan dan bulu merak, yang merupakan andalan masyarakat Ponorogo, Pada era tahun 1950 sampai 1980-an, Kabupaten Ponorogo, terkenal dengan kampung maupun sentra pembuatan batik lukis tradisional. Bahkan sentra pembuatan batik tradisional di Ponorogo jumlahnya hingga 700 sentra batik. Ponorogo juga memiliki motif batik tersendiri yang menunjukan buatan Ponorogo, salah satunya Motif Batik Adepan, Kembang Soko, Serat Aji serta Motif Senjang Jenduk.

Kini sentra kerajinan batik tradisional di Ponorogo tinggal 10 Home Industri saja. Salah satunya milik Butik Lesoeng, yang ada di kelurahan Mangkujayan, kecamatan Ponorogo. Ditempat ini anda masih bisa melihat secara langsung pembuatan batik tulis atau batik tradisional. Mulai dari proses pembuatan dasar hingga pewarnaan menggunakan Canting. Untuk menambah minat pembeli, ditempat ini sengaja membuat batik bermotif khas daerah dengan corak dan gambar yang sedikit modern. Salah satunya batik khas Ponorogo. Jika biasanya batik khas Ponorogo hanya identik dengan gambar bulu merak, ditempat ini kain batik diberi gambar berbagai macam. Mulai dari gambar Dadak Merak, Gamelan serta berbagai aksesoris yang biasa digunakan untuk pertunjukan Reog.

Sementara proses pembuatan batik tulis sendiri memang memakan waktu cukup lama, yakni antara empat hari hingga dua minggu. Tergantung motif yang dibuat berbeda dengan Batik Cap atau yang biasa disebut batik sablon yang membutuhkan waktu dua hari saja. Tidak hanya menjual kain dan baju batik yang beraneka motif, ditempat ini juga menjual berbagai peralatan untuk membatik. Mulai canting, malam hingga tungku untuk memanaskan malam. Sementara harga jual batik mulai dari Rp. 80 ribu hingga Rp. 2 juta rupiah, tergantung motif dan tingkat kesulitan pembuatan.

Source Batik Motif Khas Daerah Mulai Dibranding Batik
Comments
Loading...