infobatik.id

Batik Motif Kawung Beton

0 75

Batik Motif Kawung Beton

Batik Kawung pada zaman dahulu hanya diperbolehkan untuk kalangan keluarga kerajaan saja. Motif kawung merupakan salah satu dari motif larangan, seperti Motif Parang, Motif Parang Rusak, Motif Cemukiran, Motif Sawat, Motif Udan Liris, Motif Semen Dan Motif Alas-alasan. Dan motif larangan ini hanya dapat dibuat dan digunakan di lingkungan keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Motif batik yang digunakan oleh seseorang menjadi penanda status sosial orang tersebut, terutama di kalangan kerajaan.

Dengan seiring perkambangan zaman, Batik Kawung mulai digunakan oleh golongan-golongan yang berbeda. Terlebih setelah negara Mataram dibagi menjadi dua, yaitu Surakarta dan Yogyakarta. Di Surakarta, batik kawung digunakan oleh golongan punakawan dan abdi dalem jajar priyantaka. Sedangkan di Yogyakarta batik kawung ini digunakan oleh sentana dalem. Salah satu jenis Batik Kawung adalah Motif Kawung Beton.

Pengertian Beton pada Motif Kawung Beton berasal dari nama biji buah nangka, buah nangka yang berada di dalam memiliki makna simbol tentang perbuatan yang baik tidak selalu ditampilkan di luar. Juga di dalam mencapai suatu perbuatan baik, manusia sering mendapatkan berbagai cobaan atau rintangan, seperti halnya jika mengupas buah nangka mesti akan terkena getahnya. Artinya bahwa jika manusia mengerjakan sesuatu perbuatan yang baik, tentu akan mendapatkan cobaan-cobaan yang terkadang ringan atau berat.

Source http://indonesianbatik.id/ http://indonesianbatik.id/2018/02/06/makna-simbolis-batik-indonesia-motif-kawung-secara-khusus/ https://www.andre.web.id/batik-kawung-dan-jenisnya/
Comments
Loading...