Batik Motif Geblek Renteng

0 149

Batik Motif Geblek Renteng dan ‘Bela Beli Kulonprogo’ ala Bupati Hasto

Pada tahun 1980-1990-an banyak para wanita yang mencari pekerjaan sebagai buruh di Kota Yogyakarta. Bahkan ada ratusan pekerja wanita yang menjadi buruh batik di perusahaan batik yang berada di Kota Yogyakarta. Kaum wanita hanya menjadi buruh atau menjadi pembatik atau tukang jahit di perusahaan konveksi. Sedangkan kaum pria selain menjadi buruh bangunan, ada yang bekerja di perusahaan menjadi tukang cap dan pewarnaan kain batik.

Salah satu sentra batik di Kulonprogo adalah Desa Gulurejo dan Ngentakrejo Kecamatan Lendah. Desa tersebut terletak di wilayah selatan atau di sebelah barat Sungai Progo yang berbatasan dengan Kabupaten Bantul. Terdapat dua desa yang ribuan orangnya bekerja sebagai pembatik. Ada banyak pengusaha dari desa tersebut yang sukses berbisnis kain batik. Batik-batik produksi Gulurejo dan Ngentakrejo Lendah ini sudah tidak hanya merambah Yogyakarta saja, namun pemasarannya sudah sampai ke luar Jawa seperti Sumatera dan Kalimantan.

Melihat sumber daya manusia (SDM) yang mahir dalam membatik itu dan potensi perekonomian dari sektor batik itu Bupati Kulonoprogo Hasto Wardoyo melalui program Bela Beli Kulonprogo menggalakkan untuk mengenakan kain batik buatan sendiri atau lokal. Sebelumnya pakaian batik kebanyakan berasal dari sentra batik seperti Solo dan Pekalongan.

Saat ini Hasto sudah melihat geliat ekonomi warga di sektor batik yang ada di Kecamatan Lendah. Dia kemudian buat lomba desain motif batik. Hasil lomba itu kemudian muncullah Batik Motif Geblek Renteng sebagai batik khas motif Kulonprogo.

Motif Geblek Renteng mengandung arti, geblek adalah makanan khas Kulonprogo yang terbuat dari ketela yang dibuat bulat-bulat. Sedang renteng berarti rentengan atau ikatan satu sama lain saat digoreng. Batik Motif Geblek Renteng ini kemudian menjadi seragam batik wajib seluruh siswa sekolah di Kulonoprogo. Demikian pula dengan para PNS seluruh Kulonprogo juga mengenakan seragam batik produksi sendiri. Para perajin batik di Kulonprogo saat ini sibuk melayani pemesanan seragam batik geblek renteng tersebut. Omzet produksi pun meningkat dari rata-rata 2 ribu yard per bulan, saat ini meningkat hingga 40 ribu yard per bulan.

Source Batik Motif Geblek Renteng Batik
Comments
Loading...