Batik Medan

0 800

Batik Medan

Batik tidak hanya milik masyarakat Jawa saja, melainkan di Tanah Batak juga memiliki batik dengan khasnya tersendiri. Medan sebagai salah satu kota yang memiliki tingkat heterogenitas yang tinggi juga perlahan mulai memiliki batik etnik. Batik Medan terinspirasi untuk mempunyai ciri khas tersendiri dan diambil dari tiap suku yang ada di Sumatera Utara. Batik tersebut dinamakan Batik Motif Medan. Motifnya dibuat sesuai dengan lima etnis Batak yang ada di Sumatera Utara, yaitu Mandailing, Tapanuli Utara (Toba), Simalungun, Karo, Pakpak Dairi, dan Tapanuli Tengah.

Motif batik dari lima etnis Batak, itu di antaranya corak dari kain ulos Batak, motif Hari Hara Sundung di Langit yang menunjukkan ciri khas Batak Toba, dan motif Pani Patunda dari Simalungun. Selain itu, ada motif Melayu seperti pucuk rebung, semut beriring, itik pulang petang. Kemudian motif Toba ada Desa Nawalu, Gorga Sitompi, Batak Mandailing dengan motif mataniari juga dikembangkan sebagai motif Batik Medan.

Batik Medan memiliki khas tersendiri yang berbeda dengan batik yang dimiliki daerah lain. Dengan paduan motif ulos dari berbagai etnik di Sumatera Utara. Batik Medan yang didesain dari kain Ulos yang dihasilkan tiap kabupaten yang ada di Sumut semakin diminati walau masih terkesan kaku karena biasanya Ulos cenderung digunakan untuk acara adat. Perbedaan antara Batik Medan dengan batik asal Pulau Jawa, terletak pada motifnya. Motif Jawa biasanya mengedepankan motif bunga, hewan dan semacamnya. Sementara motif Batik Medan condong ke etnik di Sumatera Utara. Misalnya motif ulos yang mengambil corak dari kain ulos Batak.

Source Batik Medan Batik
Comments
Loading...