Batik Mangrove Brebesan Gunakan Pewarna Alami

0 23

Batik Mangrove Brebesan Gunakan Pewarna Alami

Dengan hadirnya Batik Mangrove Brebesan ikut menambah daftar panjang batik di wilayah pantura. Proses pembuatannya cukup unik dan alami dibanding batik dari daerah lain, karena bahan pewarna menggunakan tanaman mangrove. Pengrajin Batik Mangrove, Gatot Sunarto mengatakan, Batik Mangrove adalah batik alami ramah lingkungan karena berbahan alami.

Perajin batik memanfaatkan mangrove yang sudah mati untuk dijadikan tinta. Ini adalah inovasi pengunaan tinta dari bahan mangrove. Salah satu kearifan lokal yang sedang dikembangkan. Di Dukuh Pandansari, Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes, sekitar 7 km dari Kota Brebes merupakan sentra batik mangrove. Di sana tersedia cukup banyak tanaman mangrove.

Untuk membuat satu lembar kain batik, membutuhkan waktu lima hari. Hanya motif mangrove dan bawang yang kami jadikan motif batik mangrove, lainnya masih dalam proses desain. Sementara itu kolektor batik, Lisnaena Lisriyanti mengatakan, Batik Mangrove menambah khasanah batik pantura, khususnya Brebes lebih dulu dikenal Batik Salem. Keunggulan dari Batik Mangrove adalah bahan pewarna masih alami dan menggunakan bahan lokal yang tersedia.

Source http://www.suaramerdeka.com/ http://www.suaramerdeka.com/smcetak/detail/6689/Batik-Mangrove-Brebesan-Gunakan-Pewarna-Alami
Comments
Loading...