Batik Lembayung Padma

0 214

Batik Lembayung Padma

Batik Motif Lembayung Padma dibuat dengan bahan adalah kain primisima. Bahan pewarna yang digunakan adalah zat remasol. Teknik pewarnaan menggunakan smok kenyuk. Kain primisima memiliki sifat bahan yang dapat bertahan dengan suhu panas pada proses pelorodan, dapat menyerap warna, sehingga kain ini dapat melalui proses membatik dengan baik. Dalam proses pembuatan karya ini menggunakan teknik batik tulis dan teknik pewarnaan smok. Adapun tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam pembuatan karya ini, seperti pembuatan desain, mewarna, memola atau menjiplak, mencanting, melunturkan dan melorod.

Teknik pewarnaan pertama adalah teknik smok kenyuk dengan menggunakan larutan warna remasol kuning RNL, kuning FG, merah RB, oranye 3R dan coklat GR. Sebelum warna dikunci menggunakan larutan waterglass, kain terlebih dahulu dijemur dan ditaburi soda abu secara merata. Kemudian ditutup malam sesuai dengan pola menggunakan canting. Selanjutya kain dilunturkan menggunakan larutan zat sulfurit H2SO4 dan larutan soda abu. Setelah itu kain diwarna menggunakan teknik smok celup dengan larutan remasol warna hitam B, merah RB dan ungu SR yang dicampur.

Setelah proses pewarnaan selesai, kain disetrika agar rapi. Karya kesembilan ini dibuat dengan pengulangan motif yang secara merata memenuhi kain dengan dikombinasikan sulur-sulur dedaunan yang menjulang naik. Nama Lembayung Padma diambil dari warna pada motif dan kain. Warna merah, oranye dan kuning pada teratai melambangkan kehangatan. Warna kain yang dominan ungu mengandung makna spritiual, mistis dan feminim.

Sesuai dengan warna-warna langit pada sore hari menjelang malam. Sedangkan Padma yang berarti teratai, bunga yang mempunyai makna kemurnian dan kemuliaan, sebagaimana ia mekar dan tumbuh dengan cantik dan menebarkan keharuman tanpa tercemar endapan-endapan lumpur dimana ia tumbuh. Makna dari Batik Motif Lembayung Padma tersebut diharapkan si pemakai mempunyai pribadi yang hangat dan selalu menebarkan kebaikan untuk sekitar.

Source http://eprints.uny.ac.id/45916/1/Lap.TAKS%20full.pdf
Comments
Loading...