Batik Lawasan

0 210

Batik Lawasan

Batik Lawasan merupakan istilah yang dipakai untuk kain-kain batik yang berusia tua (lawas). Hingga kini belum ada kesepakatan, bahwa kain batik dengan minimal sudah berusia berapa tahun, dikategorikan sebagai batik lawasan yang sudah berusia 50 tahun, 75 tahun, atau lebih dari 100 tahun. Cara untuk dapat menetapkan umur atau usia kain batik juga tidak mudah. Standar cara perhitungan umur selembar kain khususnya untuk kain batik hingga kini juga belum ada.Ada yang berpendapat, sebutan batik lawasan hanya untuk batik yang pada masa pembuatannya lebih dari 35 tahun yang lalu. Biasanya batik lawas pernah digunakan, meski banyak pula yang masih baru.

Batik Lawas berarti batik lama yang sudah pernah digunakan. Istilah populernya Batik second hands. Tidak masalah berapa kali batik tersebut pernah digunakan, asal pernah dipakai maka bisa disebut batik lawas. Batik lawasan itu masih ada dan peminatnya cukup banyak, terutama bagi para wisatawan mancanegara. Mereka tidak segan-segan keluar masuk kampung dan pasar-pasar tradisional untuk memburu batik lawasan tersebut. Perlu kiranya disadari oleh semua pihak, bahwa batik lawasan yang ada pada masa sekarang ini, pada zamannya dulu hanya diproduksi dengan jumlah yang sangat terbatas. Pada saatnya batik lawasan akan habis, kecuali kategori kelawasannya atau usianya diubah sesuai dengan kesepakatan baru antara pemilik dan peminat.

Sekarang ini batik lawasan sedang mulai digemari, dimana kota–kota besar khususnya di Pulau Jawa, beberapa butik terkenal menyediakan busana khusus yang terbuat dari batik lawasan dengan harga yang mahal. Desainer Anne Avantie pun merancang busana ready to wear dengan menggunakan bahan kain batik lawasan. Batik motif lawas bisa diartikan tak hanya motifnya saja yang lawas, namun kainnya pun bisa terlihat lawas bahkan usang. Warna dari batik ini sangat khas, yaitu berwarna lusuh, mengingat sejarahnya dimana batik lawasan ini secara harfiah memang benar-benar batik yang sudah disimpan lama atau tua. Warna batik lawasan yang unik, membuat batik ini menjadi incaran para kolektor batik, tidak hanya dari Indonesia tapi juga di luar negeri.

Di pasaran saat ini tersedia berbagai jenis batik lawasan dari yang benar-benar batik lawasan dan batik lawasan tiruan. Karena sulitnya mendapat kain batik lawasan dengan keadaan utuh dan panjang. Walaupun ada harganya mencapai jutaan rupiah. Para perajin tak habis akal untuk menciptakan kain batik yang terkesan lawas. Jika kain batik lawasan yang asli harganya bisa mencapai jutaan rupiah, anda bisa membeli batik lawasan tiruan dengan harga hanya ratusan ribu rupiah saja.

Batik lawas yang masa pembuatannya belum lama, masih muda, tidak bisa disebut batik lawas meski sudah dipakai berulang-ulang. Intinya, batik lawas haruslah batik klasik atau bahkan batik kuno. Batik lawas mengandung nilai artistik sangat tinggi. Ornamen motif dan variasi warna batik lawas klasik sangat unik, sehingga sulit ditiru oleh pembatik era sekarang. Sementara batik lawasan tiruan mengandung makna batik buatan baru yang dibuat seperti lawas dari aspek tampilan warna akhir. Sering kali warna dibuat agak bladus atau kusam agar kesan lawasnya tampak nyata. Namun pencitraan batik baru menjadi batik lawas tidak berhenti di pembladusan warna. Batik lawasan berarti pula batik baru yang dibuat dengan motif dan ornament lama.

Saat berkunjnung di pasar yang masih menjual batik lawasan jangan kaget jika menemukan batik lawasan dengan harga murah. Karena sebenarnya batik itu adalah batik produksi baru yang diberi kesan lawas. Bisa membuatnya sendiri jika anda hobi membatik. Ada beberapa cara untuk membuat dan memberi kesan batik lawasan. Misalnya, ingin membuat batik lawasan berwarna hitam, untuk mengesankan warna yang agak pudar, bisa menjemurnya samapai terkena sinar matahari setelah mencelupkan pada pewarna napthol (itu berarti sebelum dimasukkan ke garam). Cara lainnya, jika menginginkan warna coklat, pada saat pewarnaan anda bisa mencampur warna napthol coklat dengan warna indigosol abu-abu atau indigosol coklat. Untuk efek yang lebih lagi, bisa menggunakan obat kimia bernama PK, bisa membelinya di toko peralatan dan bahan batik. Hasil kainnya bisa berefek beda-beda, namun tetap menampakkan efek lawasan.

Source Batik Lawasan Batik
Comments
Loading...