Batik Kuningan Eksistensi Budaya Lokal

0 45

Batik Kuningan Eksistensi Budaya Lokal

Para seniman tradisional bukan sekedar mewarisi bentuk bentuk luar seni dari nenek moyangnya, tetapi juga mengembangkannya dalam varian bentuk baru yang masih setia pada struktur. Batik merupakan warisan nenek moyang yang merupakan budaya tradisional. Budaya tradisional tidak membatasi seorang seniman untuk mengembangkan kembali dan berinovasi sehingga menghasilkan budaya baru, sama halnya seperti batik terdapat beberapa batik yang tradisioanal dengan peninggalam motif motif tertentu dan kontemporer dengan motif ciptaan yang kekinian.

Pada tahun 2006  Batik Kuningan mulai terdengar yang dikenal dengan nama Batik Paseban Kuningan. Asal mula produksi batik ini berlokasi di daerah Cigugur dan desa Cikubungsari Kecamatan Kramatmulya, berbagai motif dengan meninjau relif dan ukiran gedung paseban serta benda dan alam yang iconik di Kuningan. Ciri khas batik Kuningan terletak pada tarikan garis yang kuat pada motifnya motif tersebut berupa Motif Kuda, Ikan Dewa (kancra bodas), Gunung Ciremai, Gedung Naskah Linggarjati, dan bokor (wadah).Keunikan lain nampak pada motif yang besar tanpa isen-isen dengan warna gelap seperti itam, biru tua, dan merah hati yang mengandung filosofis.

Batik Kuningan bukan lah batik peninggalan zaman dahulu seperti batik keraton atau pesisir melainkan eksistensi budaya Kuningan dalam menanamkan rasa bangga terhadap kearifan lokal. Hal ini digagas agar dapat diketahui oleh wisatawan akan kayanya budaya Kab. Kuningan baik dari segi seni, budaya, dan keindahan alam.

Source http://martiyadinurhidayat13.blogspot.co.id/ http://martiyadinurhidayat13.blogspot.co.id/2016/05/batik-kuningan-eksistensi-budaya-lokal.html
Comments
Loading...