Batik Kontemporer Ponorogo

0 313

Batik Kontemporer

Batik kontemporer yaitu Batik Lesoeng, batik ini mulai populer sekitar 5 tahun yang lalu. Batik Lesoeng merupakan batik dengan lebih memberikan warna dalam batik yang sudah ada, memberikan kesan yang berbeda agar lebih menarik dan memberikan energi baru untuk para pengrajin batik dan pecinta batik. Warna batik juga eksklusif karena pewarnaan memanfaatkan daun atau pohon, bukan produk kimia dengan warna dominan yang berupa warna merah, hijau, dan biru. Hal tersebut dikarenakan pada awal penciptaannya batik ini terinspirasi dari kesenian reog Ponorogo yang sering menggunakan warna burung merak. Keistimewaan dari batik ini adalah motif yang dihasilkan tidak ada yang sama persis. Batik Lesoeng merupakan gabungan dari batik tulis dan lukis sehingga proses pembuatannya memerlukan waktu yang cukup lama, antara 15 sampai 30 hari.

Berkurangnya usaha batik di Ponorogo karena minimnya modal dan promosi. Para generasi muda lebih banyak memilih bekerja di luar daerah atau negeri ketimbang berkutat dengan canting. Keadaan ini pula yang menjadi alasan batik ponorogo semakin terpuruk keberadaannya. Faktor lain, maraknya penjiplakan motif asli yang menjadi ciri khas daerah untuk kepentingan komersial. Setiap ada corak baru, dalam waktu sekejap corak tersebut langsung menjadi produk massal. Hampir semua perajin memproduksi corak serupa,  dengan warna yang sedikit berbeda atau bahkan benar-benar mirip. Diharapkan ada langkah pencegahan penjiplakan seni batik. Sehingga, motif khas batik suatu daerah dipatenkan dan diakui hak ciptanya untuk tidak ditiru demi kepentingan komersial semata. Walaupun bagi pengusaha, perilaku membebek di kalangan perajin batik merupakan tantangan. Justru dengan cara demikian memaksa perajin untuk lebih kreatif memunculkan corak baru, tetapi tetap dalam kerangka bercirikan Ponorogo.

Source Batik Kontemporer Batik Ponorogo
Comments
Loading...