Batik Kontemporer Jadi Terobosan Gugah Minat Anak Muda

0 115

Batik Kontemporer Jadi Terobosan Gugah Minat Anak Muda

Berawal dari keprihatinan akan anak muda yang enggan untuk memakai batik, pasangan suami istri Guntur dan Dwi sengaja memproduksi batik kontemporer. Ketimbang jenis batik tulis bercorak klasik, batik kontemporer lebih disukai anak muda karena dinilai sesuai trend masa kini. Sepintas memang tak seperti batik, karena motif kontemporer lebih mirip dengan corat-coret tak jelas. Tapi anehnya belakangan ini anak muda mulai suka dengan model batik tak beraturan itu.

Meskipun batik buatannya belum begitu dilirik oleh masyarakat Gunungkidul maupun pemerintah daerah, namun batik produksi warga Kepek I, Desa Kepek, Kecamatan Wonosari ini sudah tembus hingga ke luar negeri. Untuk membuat 1 lembar kain batik kontemporer, Guntur membutuhkan waktu minimal selama 4 hari. Sedangkan untuk batik tulis lebih lama yakni sekitar 7 hari. Hal itu lantaran dalam pembuatannya masih manual. Selain itu warna yang digunakan alami terbuat dari tumbuh-tumbuhan. Selain membuat motif batik kontemporer, ia bersama pecinta seni kini sedang mengembangkan motif batik yang dikombinasi dengan tulisan aksara Jawa.

Saingan terberat dalam usaha batik tulis, batik cap, dan kontemporer yakni produksi batik pabrikan. Hal itu lantaran batik pabrikan harganya lebih murah dan barang mudah didapatkan. Bertepatan dengan Hari Batik Nasional ini, ia berharap kesadaran kaum muda dan masyarakat umum mengenai batik lebih meningkat.

Source http://gunungkidul.sorot.co/ http://gunungkidul.sorot.co/berita-94465-batik-kontemporer-jadi-terobosan-gugah-minat-anak-muda.html
Comments
Loading...