Batik Khas Kuningan Menuju Pasar Internasional

0 49

Batik Khas Kuningan Menuju Pasar Internasional

Kabupaten Kuningan sebagai salah satu destinasi wisata di Jawa Barat senantiasa bergerak maju guna menjaga identitas daerah. Hal tersebut terbukti dengan penciptaan motif batik khas Kota Kuda, sebagai wujud pelestarian khasanah budaya. Sekaligus bernilai ekonomi tinggi, dengan menjadi cinderamata yang unik bagi wisatawan yang berkunjung. Adalah Feni Wiyana, pengrajin batik khas Kuningan, yang berdomisili di Desa Lingga Mekar, Kecamatan Cilimus, yang memunculkan ide untuk membuat kreasi batik dengan motif bernuansakan Kuningan. Hingga dengan kegigihan dan keuletannya berusaha kini, perjuangannya itu kini mulai menampakan hasil.

Menurut pengrajin yang merintis usahanya dari ikut keluarganya, di kawasan Trusmi, Kabupaten Cirebon sejak delapan tahun lalu ini, gagasan untuk membuat kreasi batik khas Kuningan muncul terinspirasi dari daerah asal suaminya yang asli orang Kuningan. Kemudian dengan didukung Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) setempat yang memberikan saran untuk memasukan simbol-simbol yang khas dari Kuningan berupa kuda, bokor dan ikan dewa, maka terciptalah kreasi motif batik yang diberi nama “Ladakor” atau singkatan dari lauk (yang berarti ikan, dalam bahasa Sunda), kuda, dan bokor.

Lahirnya motif batik ini langsung mendapat respon bagus dari para konsumen, terutama untuk batik tulis yang menggunakan pewarna alam, hingga bisa terjual dengan harga jutaan rupiah per meternya. Batik tulis Ladakor ini pun banyak mendapat pesanan termasuk dari sejumlah pejabat pemerintahan di Kabupaten Kuningan dan luar daerah. “Kini usaha saya telah terdaftar dengan nama Batik Indah Mekar, di Disdagin Kuningan. Untuk motif batiknya pun sekarang terus berinovasi menyelaraskan dengan khas Kuningan, seperti motif kembang boled (ubi) yang mengambil inspirasi dari ubi yang merupakan komoditi ekspor dari Kabupaten Kuningan, serta memproduksi batik dengan motif nasional,” ungkap Feni. Sementara itu untuk pemasaran produknya, selain didukung jaringan pemasaran keluarga dan kerabatnya yang hampir semua menggeluti bisnis batik hingga ke luar daerah, dirinya pun memanfaatkan teknologi digital untuk memudahkan produknya menembus pasar yang lebih luas melalui sistem online.

Source http://www.kabar-cirebon.com/ http://www.kabar-cirebon.com/2017/10/ladakor-batik-khas-kuningan-menuju-pasar-internasional/
Comments
Loading...