Batik Keren Dari Bekasi

0 379

Batik Keren Dari Bekasi

Batik Bekasi diperkuat dengan peluncuran 12 pakem Batik Bekasi pada HUT Kota Bekasi ke 17, 10 Maret 2014 lalu, oleh Walikota Bekasi Rahmat Effendi. Ke 12 pakem tersebut terbagi dalam 5 kategori. Flora,dintaranya Bambu, Buah Kecapi, Bunga Melati dan Teratai. Fauna, diantaranya Ikan Gabus, Lele, Ikan Sepat dan Ikan Betik. Sejarah, diantaranya Gedung Juang Tambun, Kali Bekasi, Monumen Perjuangan dan Bambu Runcing. Budaya,diantaranya Tari Topeng, Legenda Rawa Tembaga dan yang terakhir yaitu Permainan anak, seperti Benteng serta Tanidor, dan Batik Terang warna Hijau Lumut, Hijau Daun dan Merah Tanah.

Berdasarkan data dari Komunitas Batik Bekasi, seiring dengan mulai munculnya kembali Batik Bekasi, beberapa Pusat kerajinan Batik juga tumbuh di beberapa tempat di Kota Bekasi. Diantaranya Adelia Batik di Kaliabang Nangka, Candrabaga Batik di Bekasi Barat, Valentine Batik di Jati Sampurna dan Sri Batik di Mustikasari.

Sebagian besar batik yang dibuat adalah batik tulis. Proses pembuatan Batik Bekasi juga tak berbeda dengan daerah lain. Mulai dari membuat pola pada kain Mori dengan menempelkan lilin batik menggunakan canting, Nembok atau menutup bagian pola, Medel yaitu mencelup mori yang sudah diberi lilin batik ke dalam warna biru, Ngerok dan Nggirah atau menghilangkan lilin, serta Mbironi yaitu menutup bagian yang tetap berwarna biru. Proses tersebut akan diakhiri dengan Nyoga, yaitu mencelup mori ke dalam larutan soga. Dan Nglorod yaitu menghilangkan lilin batik dengan air mendidih.

Menurut Barito, harga Batik Bekasi bervariasi, tergantung tingkat kesulitan pada proses pembuatannya. “Paling mahal Batik Tanahan, dengan pola pewarnaan yang diatas 4 warna. Harganya bisa diatas 3 jutaan, sedangkan untuk yang paling murah untuk batik tulis itu seharga Rp 250.000 untuk satu warna,” jelas Barito. “Saat ini yang laris motif seperti Motif Bambu, Tugu, Kecapi, Rawa Bekasi, dan Topeng Bekasi,” imbuhnya.

Komunitas Batik Bekasi menyebutkan setiap perajin Batik sudah punya pasar atau pembeli sendiri. Penjualannya juga bervariasi. Mereka juga selalu berpromosi melalui media sosial dan berbagai pameran. Sekarang ini peminat Batik Bekasi masih terbatas pada kalangan aparatur pemerintah Kota Bekasi, dan para pengajar atau guru.

Komunitas Batik Bekasi mengakui tidaklah mudah membudayakan masyarakat Kota Bekasi memakai Batik yang menjadi ciri khas kota ini. Sejak Batik Bekasi kembali di perkenalkan, masyarakat Kota Bekasi masih dan hanya menjadikan Batik Bekasi sebagai koleksi saja, atau hanya menggunakannya saat tertentu, seperti pernikahan, atau acara resmi lainnya. Jarang dipergunakan untuk sandang sehari-hari, baik untuk bekerja atau beraktivitas lainnya. Sudah seharusnya Masyarakat Bekasi berbangga dengan warisan dan kekayaan Bangsa yang dimilikinya. Batik bukanlah sekadar memenuhi kebutuhan sandang, didalamnya ada karakter dan identitas kita sebagai Bangsa. Masih perlu kerja keras untuk membuat Batik Bekasi mewarnai Kota Ini.

Source Batik Keren Dari Bekasi Batik
Comments
Loading...