Batik Keraton Cirebon Motif Wadasan

0 170

Batik Keraton Cirebon Motif Wadasan

Batik Keraton Cirebon memiliki ciri khas yang tidak terdapat dalam batik dari daerah manapun, yaitu adanya ragam hias yang disebut “Wadasan”. Wadasan berasal dari kata “wadas”, artinya adalah batu karang  atau batu cadas. Ragam hias berupa batu karang atau batu cadas ini terinspirasi dari panorama alam daerah Cirebon sebagai daerah pesisir yang di pantainya banyak terdapat batu karang. Ragam hias berupa batu karang ini ditemukan di keraton-keraton Cirebon, seperti keraton Kasepuhan dan keraton Kanoman sebagai ornamen penghias taman yang disandingkan dengan patung-patung singa.

Di keraton Kasepuhan, ornamen batu karang ini dijadikan ornamen hias di dinding atau tembok keraton yang digambarkan dalam pola imajinasi menyerupai pola mega mendung dalam posisi vertikal. Ragam hias Batik Wadasan ini ditemukan di semua jenis Batik Keraton ada yang menggunakan Motif Wadasan ini sebagai ragam hias utama, ada yang menggunakannya sebagai ragam hias pendamping saja.

Batik yang menggunakan “wadasan” sebagai ragam hias utama kemudian dikenal dengan “Batik Wadasan”. Beberapa contohnya adalah Motif Rajegwesi, Motif Panji Semirang, Motif Wadas Grompol. Kata Rajeg pada Motif Rajegwesi memiliki arti, sedangkan kata Wesi artinya besi. Rajegwesi memiliki filosofi bahwa agar kehidupan aman dari gangguan luar, harus memiliki pengaman yang kuat dan kokoh. Bagi masyarakat Cirebon yang mayoritas beragama Islam, Motif Wadasan merupakan perlambang agar dalam kehidupan setiap manusia memiliki dasar yang kokoh sekokoh batu karang, yaitu berupa iman dan akidah agama, yang tidak boleh goyah dan senantiasa istiqomah dalam menghadapai godaan dari luar.

Source https://kepulauanbatik.com/ https://kepulauanbatik.com/2016/03/31/batik-keraton-cirebon-1-wadasan/
Comments
Loading...