Batik Kebumen : Benang Soal Limbah Batik Kebumen

0 52

Benang kusut permasalahan limbah batik yang mencemari lingkungan Desa Gemeksekti Kecamatan/Kabupaten Kebumen, perlahan-lahan mulai terurai. Pasalnya tahun ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah rencananya akan mengalokasikan bantuan pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) limbah batik di sentra industri batik di desa tersebut. Hal ini disampaikan Ir. Marnang selaku Ketua Tim DLHK pada Senin (4/3/2029), yakni saat berkunjung ke Dinas Perkim LH untuk melakukan cek calon lokasi pembangunan IPAL.

Sebelum ke lapangan, Tim DLHK diterima Sekretaris Dinas Perkim LH Sri Pambudi, SPt. MSc. mewakili Kepala Dinas, Edi Rianto, ST. MT. didampingi Kabid PPKL Siti Durohtul Y, SP.MM di ruang rapat Dinas setempat. Ikut hadir pada pertemuan tersebut perwakilan OPD terkait, diantaranya BAP3DA, DPUPR, Satpol PP, Camat Kebumen, Kades Gemeksekti dan Konsultan Perencana. Pada kesempatan tersebut, Sri Pambudi menyampaikan kepada portalindonesia .net, ucapan terima kasih kepada DLHK Jateng yang mengalokasikan kegiatan pembangunan IPAL di Kebumen.

Lebih lanjut dikatakan bahwa limbah batik yang belum dikelola dengan baik sering menimbulkan masalah di masyarakat karena para pengrajin seringkali melakukan pencucian batik di saluran irigasi sehingga pewarna batik langsung mencemari air irigasi hingga air terlihat berwarna pekat.

Kondisi ini sering dikeluhkan oleh masyarakat dan tidak jarang disampaikan ke Dinas Perkim LH

Source Portal portalindonesia.net/read/6418/20190305/120139/benang-kusut-soal-limbah-batik-di-kebumen-mulai-terurai
Comments
Loading...