Batik Jombang Motif Candi Arimbi

0 609

Kota Jombang merupakan daerah peninggalan kerajaan Majapahit. Sekalipun batik sudah dikembangkan pada jaman Majapahit, namun di Jombang kesenian membatik baru menggeliat dalam dasawarsa terakhir ini. Batik yang dihasilkan pada masa itu diberi nama Batik Pacinan bermotif kawung dengan warna merah bata dan hijau daun. Saat masa penjajahan Jepang, batik Jombang mulai menghilang. Hal ini dikarenakan oleh susahnya untuk mendapatkan bahan baku dan berkurangnya pembatik. Batik Jombang memiliki kekhasan terletak pada motif dan warna, yang digali dari kebudayaan daerah Jombang itu sendiri. Berbekal kekayaan warisan budaya dan agama, kemudian dipadukan dan dituangkan dalam sehelai kain batik, dan disebut Batik Jombangan. Batik Jombangan berupa ukir-ukiran segitiga dengan lancip di bawah.

Motif batik ini terinspirasi dari sebuah relief candi Arimbi yang terdapat di Desa Ngrimbi Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Candi Arimbi merupakan salah satu peninggalan kerajaan Majapahit, yang melambangkan pintu gerbang masuk Kerajaan Majapahit. Candi ini berstruktur dari bahan batu kali, bukan dari batu bata seperti candi peninggalan Mojopahit pada umumnya.

 

Bentuk siluetnya yang segitiga dengan pucuk menghadap ke bawah, membuat motif arimbi tampak geometris. Bentuk siluetnya berisi ukir-ukiran yang rumit, mirip dengan batik Jawa Tengahan, berupa wajik (segitiga), bulat (lingkaran), kotak (persegi) dan garis-garis. Satu ciri umum lainnya adalah bentuknya yang simetris, kiri dan kanan sama. Motif yang dikembangkan berupa motif tawang dan kaning dengan warna dasar yang menekankan pada kehijauan dan kemerahan yang melambangkan kota Jombang.

Source Batik Jombang Motif Candi Arimbi Batik Jombang
Comments
Loading...