Batik Jember, Motif Besar Terlihat Langsing Bagi Pemakainya

0 44

Batik Jember, Motif Besar Terlihat Langsing Bagi Pemakainya

Tiga orang model bergaya di atas karang berwarna hijau di Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) Jember. Ketiganya membelakangi laut dengan karang besar yang menjadi salah satu penanda lansekap Pantai Papuma di Jember. Tantangan saat mengeksplorasi batik Jember sebagai bahan utama padupadan gaun gala untuk Paris Fashion Week adalah motifnya yang besar. Batik Jember dikenal memiliki motif besar, berbeda dengan motif batik Solo, Yogjakarta, atau Pekalongan.

Perajin batik Jember memakai motif tumbuhan ataupun komoditas andalan Jember. Tembakau, kopi dan cokelat (kakao) menjadi tiga motif identik di Jember. Dari ketiga komoditas itu, yang paling banyak menjadi motif di batik adalah daunnya, selain juga ada bunga tembakau ataupun buah kopi. Karenanya motif terbilang besar jika dibandingkan dengan motif batik khas Jawa Tengah yang cenderung lebih kecil. Lia tidak mengubah motif batik Jember. Dia mengeksplorasi motif itu.

“Tantangannya disitu, motif yang besar. Bagaimana memadupadankan, mengolah motif besar ini tetap terlihat langsing bagi pemakainya,” tegas Lia. Lia memperoleh batik dari tiga perajin batik di Jember. Dua bulan lalu, dia berhadapan dengan 10 perajin batik di Jember. Ke-10 perajin itu harus mempresentasikan batik Jember. Akhirnya terpilih tiga perajin, yang batiknya kemudian dieksplorasi oleh Lia untuk gaun yang bakal dia tampilkan di Paris Fashion Week. Lia merasa tertantang dengan motif yang cenderung besar itu. Karenanya, Lia memilih warna alam, memakai pewarnaan alami, dan batik tulis. Warna-warna alam itu menonjol di tengah gaun rancangan Lia.

Motifnya yang besar menunjang tubuh pemakainya sehingga terlihat tinggi dan langsing. Di salah satu koleksinya, Lia menonjolkan motif daun tembakau dan bunga tembakau pada gaun berwarna hitam polos. Motif itu dipadukan pada kain bergaris vertikal. Tak lupa ornamen batu menambah mewah penampilan gaun tersebut. Di gaun lainnya, daun kopi dan buah kopi dipasangkan ke sebuah kain warna hitam metalik. Motif itu didesain secara jatuh, lurus dari atas ke bawah dan memperkaya bagian depan gaun. Warna hitam metalik itu semakin glamor dengan hiasan di kepala.

Lia menyebut hiasan di kepala itu sebagai akar-akar menonjolkan motif komoditas yang terpajang di batik Jember. “Akar-akar yang merambat, jadi menguatkan kesan alam dari batiknya,” imbuh Lia. Taburan buah kopi juga memperkaya gaun gold elektrik. Motif buah kopi dan daunnya di motif batik ini terlihat lebih kecil dibandingkan motif batik yang lain. Lia mengakui untuk sejumlah kebutuhan, dia berkolaborasi dengan perajin supaya sedikit memperkecil motif atau menajamkan warna, atau mendobel batiknya. Untuk koleksi yang bakal ditampilkan di Paris Fashion Week, Lia menonjolkan warna hitam, gold elektrik, dan biru elektrik.

Source http://jatim.tribunnews.com/ http://jatim.tribunnews.com/2018/09/17/batik-jember-motif-besar-terlihat-langsing-bagi-pemakainya
Comments
Loading...