Batik Indramayu Motif Sawat Pentil Kuista

0 47

Batik Indramayu Motif Sawat Pentil Kuista

Batik Indramayu sudah mengalami perubahan baik dari segi fungsi, desain, pewarnaan, dan motif. Hal ini disebabkan oleh perkembangan zaman maupun adanya pengaruh-pengaruh dari sisi kehidupan manusia yang selalu menginginkan hal yang baru. Batik yang semula terikat oleh aliran-aliran, seperti pada batik tradisional, kini mengalami perubahan fungsi batik. Motif-motif yang digunakan sudah merupakan hasil dari kreasi baru mendekati pada motif abstrak yang merupakan peralihan tradisional dan modern.

Tidak banyaknya makna simbolis pada ragam hias batik Indramayu, disebabkan para pembatik lebih cenderung menganggap membatik selayaknya melukis tanpa maksud apapun selain tertarik pada keindahan semata, kemudian batik sebagai komoditi ekonomi yang dibuat berdasarkan selera konsumen dan tidak memakan waktu lama dalam proses pembuatannya. Salah satu motif batik yang dibuat adalah Motif Sawat Pentil Kuista.

Motif Sawat Pentil Kuista merupakan kombinasi antara gambar sawat dan pohon kuista yang banyak dijumpai peduduk dalam acara kenduri pada waktu itu. Sawat adalah mahkota penganten yang dipasang di kedua tangan diatas siku. Kuista adalah sejenis pohon yang banyak tumbuh disekitar Desa Babadan, Centigi dan Rambatan, buahnya bulat seperti bola, kulitnya keras, warnanya krem kecoklat-coklatan, rasa buahnya pada saat mentah sangat hambar dan ketika matang rasanya manis,biasanya dibuat sirup campolay dan rujak.

Source http://asankaabatik.blogspot.co.id/ http://asankaabatik.blogspot.co.id/2013/09/motif-batik-paoman-indramayu-jawa-barat.html
Comments
Loading...