Batik Indramayu Motif Manuk Drawes

0 310

Batik Indramayu juga memiliki sejarah yang telah melewati kurun waktu yang panjang. Diawali sekitar abad ke-13. Saat itu pelabuhan Cimanuk sudsh cukup berkembang. Batik Indramayu seringkali disebut juga sebagai batik Dermayon atau batik Paoman. Kata Dermayon diperkirakan berasal dari kata ’Dharma Ayu’. Sebanyak 150 motif batik Indramayu telah didaftarkan untuk memiliki hak paten, bahkan 50 diantaranya sudah dipatenkan

Batik Indramayu juga dikenal sebagai batik Paoman atau batik Pabean. Desa Pabean Udik, Kelurahan Paoman Kecamatan Indramayu dan Desa Terusan Kecamatan Sindang menjadi centra batik Indramayu. Sebagian kaum perempuan di desa ini memiliki ketrampilan membatik.

Bersama-sama dengan batik Cirebon, Pekalongan, Semarang, batik Indramayu digolongkan sebagai batik pesisiran. Ragam flora dan fauna dalam batik Indramayu diungkap secara datar sehingga sangat mudah dikenali bentuk aslinya dan ini merupakan ciri khas dari batik Indramayu. Sebagai variasi dilengkapi dengan banyak curva dan garis-garis yang meruncing. Ungkapannya terasa lugas dan sederhana. Motif Batik Manuk Drawes merupakan salah satu motif batik yang sudah dipatenkan dan sudah banyak orang yang tahu dengan motif ini.

Motif Manuk Drawes

Manuk Drawes merupakan burung yang banyak ditemui di daerah Indramayu terutama di bantaran sungai Cimanuk. Sungai yang membelah kota Indramayu ini memang menjadi tempat tinggal dan sejarah daerah pembatikan antara lain Desa Paoman, Babadan, Penganjang, Terusan, Anjun, Pengikiran. Manuk Drawes biasa terbang di atas permukaan sungai dan hinggap di rumah penduduk. Burung pemakan serangga ini mempunyai kebiasaan mengeluarkan air liur untuk menarik mangsanya.

Source Batik Indramayu Motif Manuk Drawes Batik Motif
Comments
Loading...