Batik Indonesia : Seni Menikmati Kehidupan dari Batik

0 22

Batik tulis, sebagai sebuah karya seni dan budaya juga memiliki kehidupan, dan sebuah seni menikmati kehidupan dari goresan canting pembatik tulis menjadi arti dari kebudayaan itu sendiri. Bagi sebagian orang di desa, sawah dan ladang sudah merupakan tempat yang indah ketika padi menghijau diiringi derasnya rinai suara sungai. Sementara bagi para perempuan desa, duduk berada di depan tumper dengan wajan penuh malam dan sebuah canting, diiringi bossanova Jawa atau bahkan klenengan. Di depannya hamparan batik tulis yang menunggu tarian tangan para pembatik. Itulah kehidupan mereka,

narimo ing pandum

Menerima apa yang telah digariskan dalam kehidupan dengan tetap berusaha semampunya. Tidak berlebih juga tidak pernah merasa kurang. Menikmati pagi sebagaimana pagi yang akan tetap bersinar dengan mentari, atau hanya mendung yang menutupi sosok gunung Lawu yang terkadang terkekeh tertawa. Semua kehidupan dirasa secukupnya tanpa mengeluh, tanpa menuntut apa yang tidak ada, tanpa menuntut apa yang belum dimiliki. Dan selama sambal korek dengan tempe masih nikmat, maka selama itu pula mereka akan tetap bersyukur.

Source indonesianbatik.id indonesianbatik.id/2018/09/06/seni-menikmati-kehidupan-dari-goresan-canting-pembatik-tulis
Comments
Loading...