Batik Indonesia : Sejarah Motif Batik Trenggalek, Jawa

0 106

Batik Trenggalek memiliki beberapa motif batik yang khas dengan menambahkan ciri khas tumbuhan cengkeh pada beberapa motif klasik batik jawa pada umumnya seperti pada motif batik parang cengkeh. Tumbuhan cengkeh menjadi ornamen utama dalam motif batik trenggalek karena memang merupakan salah satu komoditi utama hasil pertanian dari wilayah trenggalek ini. Perlu kita ketahui bahwa Kabupaten Trenggalek menempati luas wilayah sebesar 126.140 Ha dengan jumlah penduduk sekitar 818.797 jiwa pada tahun 2014.

Letak geografisnya berada sebelah timur dengan wilayah Tulungagung; sebelah utara dengan wilayah Ponorogo; sebelah selatan dengan Samudera Hindia; dan sebelah barat dengan wilayah Pacitan. Merunut sejarah berdasarkan informasi masyarakat setempat, sekitar tahun 1970an, Trenggalek mempunyai sentra Batik di wilayah Kelurahan Sumbergedong dan Kelurahan Surondakan. Saat itu, proses pengerjaan batik dibuat berkelompok, seperti kelompok perajin batik sidomukti, dan kelompok perajin batik gringsing.

Jika kita tinjau dari masing-masing kelompok tersebut, dapat kita simpulkan bahwa pada masa 1970an sudah ada paguyuban perajin batik trenggalek. Ketika menginjak tahun 1980an, banyak perajin batik trenggalek yang gulung tikar karena selera fashion masyarakat pada waktu itu mulai beralih ke jenis kain polos dan modern karena pengaruh trend fesyen dunia barat.

Source Batik batik-tulis.com/blog/batik-trenggalek
Comments
Loading...