infobatik.id

Batik Indonesia : Sejarah dan Motif Batik Kudus, Jawa

0 17

Batik Kudus mulai mencuri ­perhatian masyarakat beberapa tahun belakangan. Diakuinya batik oleh UNESCO sebagai warisan dunia mendorong kebangkitan Batik Kudus yang sempat punah antara tahun 1980-2000. Tren busana batik merambah lintas usia dan acara. Saat ini, Kudus memang lebih terkenal sisi industrinya dengan pabrik keretek. Sebelum itu, batik sempat menjadi usaha massal warga Kudus, khususnya terkenal di bagian Kudus Kulon. Tetapi, pada kenyataannya, sentra batik saat itu menyebar di berbagai wilayah, seperti di Tanjung Karang, Dawe, dan Gebog.

Dari sejumlah literatur menyebutkan, batik Kudus mulai lahir pada abad 17, kemudian populer dalam rentang waktu 1880 sampai 1940. Setelah itu sangat jarang ditemui. Pembatik yang terkenal era itu di Kudus adalah GS Liem, TS Ing dan Pho An Nyo. Batik Kudus tersalip oleh daerah lain, seperti Pekalongan, Tegal, Solo, dan Yogyakarta, karena persaingan lokal yang sangat ketat antara pengusaha batik pribumi dengan pengusaha batik keturunan Tionghoa. Beberapa dari pengusaha pribumi tersebut akhirnya beralih ke berbagai jenis usaha lain, termasuk industri keretek. Ini terjadi antara tahun 1870-1880.

Wajar jika rentang waktu sekitar 20 tahun Batik Kudus seperti tak ada. Bahkan banyak orang tak yakin Kudus punya tradisi batik. Hanya generasi tua dan pecinta batik yang mengetehui sejarah Batik Kudus. Kekosongan sejarah membuat pengrajin batik, seperti Yuli Astuti, baru.

Source batik.or.id batik.or.id/sejarah-dan-motif-batik-kudus
Comments
Loading...