Batik Indonesia : Perkenalan Gelar Batik Nusantara

0 42

Batik sebagai produk fesyen asal Indonesia terus dikembangkan. Selain bisa melestarikan warisan leluhur bangsa Indonesia, berkembangnya kerajinan batik diharapkan bisa memberikan kesejahteraan bagi para pengrajinnya. Guna mendukung itu, Yayasan Batik Indonesia berencana menggelar perhelatan Gelar Batik Nusantara (GBN) 2019. Menurutnya, saat ini batik sebagai warisan luhur tidak lagi berkonotasi kuno. Sebaliknya batik mencitrakan kebebasan, kedinamisan, serta keceriaan yang sesuai dengan gaya hidup masa sekarang.

Ketua Yayasan Batik Indonesia Yultin Ginanjar Kartasasmita menjelaskan, pada kesempatan tahun ini, batik dari Sumatera akan ditonjolkan. Sejarahnya, pada 1875 lalu penduduk dari Denmark dan Solo bermigrasi ke Jambi lantaran perjanjian Gyanti mengakibatkan pecahnya Mataram dan DIY.

Pebatik mulai tersisihkan dengan adanya batik printing, sangat berbeda dengan yang kita lestarikan selama ini, betul-betul handmade. Kita harus bantu pengrajin agar ikut sejahtera, jangan sampai terkalahkan dengan tektil yang bermotif batik

Menurutnya, batik kini menjadi fesyen bagi banyak orang, dan seiring dengan perubahan zaman, perlu ada pelestarian dan penyesuaian bagi industrinya untuk tetap bersaing secara global sehingga para pengrajin batik harus semakin kreatif dan inovatif dalam menghasilkan mahakarya dengan kekayaan motif yang relevan dan kekinian, namun tidak kehilangan nilai-nilai budaya dan tradisional yang terkandung di dalamnya. Sebagai informasi, batik merupakan kerajinan asli masyarakat Pulau Jawa.

Source Jawa jawapos.com/ekonomi/bisnis/30/04/2019/gelar-batik-nusantara-perkenalkan-warisan-budaya-bangsa-lewat-pameran
Comments
Loading...