Batik Indonesia : Pemakaian Batik untuk Blangkon

0 12

Blangkon sendiri adalah tutup kepala yang dibuat dari batik dan digunakan oleh kaum pria sebagai bagian dari pakaian tradisional Jawa. Menurut wujudnya, blangkon dibagi menjadi 4 : blangkon Ngayogyakarta, blangkon Surakarta, blangkon Kedu, dan blangkon Banyumasan. Perbedaan pada masing-masing karakter blangkon ada pada  tonjolan pada bagian belakang blangkon. Tonjolan ini menandakan model rambut pria masa itu yang sering mengikat rambut panjang mereka di bagian belakang kepala, sehingga bagian tersebut tersembul di bagian belakang blangkon.

Sebutan Blangkon berasal dari kata blangko, istilah yang dipakai masyarakat Jawa untuk mengatakan sesuatu yang siap pakai. Dulunya blangkon tidak berbentuk bulat dan siap pakai, melainkan sama seperti ikat kepala lainnya yakni melalui proses pengikatan yang cukup rumit. Seiring berjalannya waktu, maka tercipta inovasi untuk membuat ikat kepala siap pakai yang selanjutnya dijuluki sebagai blangkon. Sebenarnya tidak ada pakem motif batik yang digunakan untuk membuat blangkon, tetapi, pada zaman dahulu mungkin disesuaikan dengan motif-motif yang melambangkan posisi sosial dan status di dalam lingkup keraton sehingga ada motif yang menjadi pakem tersendiri menentukan strata sosial tersebut.

Source Prajnaparamita indonesianbatik.id/2018/11/25/pemakaian-batik-untuk-blangkon-lambang-ketentraman-hati-manusia
Comments
Loading...