Batik Indonesia : Motif Batik Ceplok, dari Solo dan Yogya

0 86

Waktu mendengar motif batik dari Solo dan Yogya yang diberi nama motif “ceplok”, yang langsung terlintas di benak adalah telur ceplok. Apalagi ketika lihat batiknya yang berupa susunan berbagai motif yang diatur seperti “diceplok-ceplokan” – seperti ketika membuat telur ceplok dengan memecahkan telur di atas penggorengan. Hampir benar, tapi kurang tepat. Ternyata “ceplokan” artinya adalah sekuntum, biasanya dipergunakan untuk menyebut satuan bunga.

Misalnya mawar seceplok, artinya sekuntum bunga mawar. Dengan definisi itu, motif “ceplok” pada dasarnya adalah motif yang terdiri dari pengulangan bentuk-bentuk dasar geometri – seperti segi empat, empat persegi panjang, oval, atau bintang yang disusun teratur menyerupai sekuntum bunga dengan pengaturan yang simetris. Di dalam pola-pola geometris tersebut kemudian diisi dengan motif-motif batik lainnya, misalnya parang klithik, kawung, truntum, atau jenis ragam hias yang merupakan isen-isen (isian) saja.

Batik ceplok yang kaya akan variasi karena banyaknya bentukan dasar geometris yang bisa digunakan, banyaknya jenis motif yang digunakan sebagai hiasan isi, atau susunan pola “kuntum” bunga yang digunakan untuk sebagai titik sentral ceplokannya. 

Source kepulauanbatik.com kepulauanbatik.com/2016/03/14/ceplok-bukan-telor-ceplok
Comments
Loading...