Batik Indonesia : Kawuningono Uwong Urip Kuwi Ono Kang Nguripake

0 91

Sebagai pencinta bentuk-bentuk simetris, batik motif kawung adalah salah satu favorit. Motif terbentuk dari susunan bentuk geometris bulat lonjong atau elips yang diatur secara diagonal kiri-kanan, berpusat pada satu lingkaran. Pada bagian tengah bentuk elips tersebut biasa dibubuhkan tanda titik atau silang – 2 atau 3 buah. Ada yang menyebutkan bahwa kata “kawung” berasal dari bentuk buah pohon kawung / aren (atau yang lebih dikenal dengan nama kolang-kaling / buah atap – arengan pinnata), yang jika dipotong melintang memang seperti pola batik kawung.

Ada juga yang menyebutkan bahwa nama motif ini diambil dari nama serangga kwangwung (kumbang tanduk – oryctes rhinoceros) yang badannya memang berbentuk bulat lonjong. Dalam filosofi Jawa, kata kawung sendiri merupakan singkatan dari kalimat “kawuningono uwong urip kuwi ono kang nguripake“, yang artinya, “Mengertilah bahwa orang hidup itu ada yang menghidupkan”. Motif ini memang melambangkan harapan agar dalam kehidupannya, manusia selalu ingat kepada Tuhan.

Bentukan motif kawung ini terdiri dari 4 bentuk geometris elips yang menyatu pada 1 titik tengah – menggambarkan “sangkan paraning dumadi” atau asal mula kehidupan manusia. Keempat bentuk geometris elips tersebut menggambarkan 4 unsur kehidupan, yaitu:

  1. Unsur Bumi, yaitu sifat angkara murka yang harus dikendalikan untuk meraih kehidupan yang sentosa
  2. Unsur Geni (Api), yang jika tidak dikendalikan akan menjadi amarah.
  3. Unsur Banyu
  4. Unsur Maruta
Source kepulauanbatik.com kepulauanbatik.com/2016/01/29/kawuningono-uwong-urip-kuwi-ono-kang-nguripake
Comments
Loading...