Batik Indonesia : Geliat Kreativitas UMKM Difabel 2019

0 61

Berbagai hasil kerajinan tangan dipamerkan dalam ajang International Handicraft Trade Fair 2019 (INACRAFT). Pameran ini menawarkan beragam produk kerajinan telah berlangsung di Jakarta Convention Center dari tanggal 24 hingga 28 April 2019. Ada kreativitas tangan pelaku UMKM di balik penyelenggaraan INACRAFT 2019. Keterbatasan fisik bukan berarti sebuah halangan untuk berkarya dan menyerah pada keadaan. Kondisi itulah yang dibuktikan Zahwa Rahmawati, penyandang disabilitas tunarungu yang menekuni usaha membatik sejak setahun lalu.

Tangan siswi kelas 1 SMP ini begitu lihai menggoreskan canting ke lembaran kain putih sesuai pola rangkaian bambu yang sudah dibentuk sebelumnya. Jari-jarinya dengan luwes mencelupkan ke lilin yang dipanaskan dalam sebuah tungku api dan menorehkannya pada lembar kain putih di depannya. Gadis berusia 13 tahun ini bisa duduk seharian penuh menggambar motif batik di rumahnya yang berada di Kota Bekasi. Selain di rumahnya, Zahwa juga sesekali bolak-balik melakukan aktivitas mencanting di Koperasi Kombas (Komunitas Batik) yang merupakan produsen asli batik Kota Bekasi.

Batik hasil cantingan Zahwa ini sudah banyak dipakai di Bekasi, terutama pegawai-pegawai Pemkot Bekasi. Pasarnya masih di sekitar Bekasi, sudah banyak pesanan dari beberapa pihak

Batik tulis karya Zahwa sendiri dijual bervariasi, tergantung tingkat kesulitan motif.

Source Jawa jawapos.com/ekonomi/bisnis/27/04/2019/geliat-kreativitas-umkm-difabel-di-pameran-inacraft-2019
Comments
Loading...