infobatik.id

Batik Indonesia Diminati di Japan Fashion Week

0 14

Batik Indonesia Diminati di Japan Fashion Week

Produk batik dan tenun Indonesia yang ditampilkan dalam pameran fesyen terbesar berskala internasional di Jepang yaitu Japan Fashion Week International Fashion Fair 18-20 Juli 2012, diminati masyarakat Jepang. “Selama penyelenggaraan JFWIFF 2012, para eksibitor nasional memperoleh hasil yang sangat baik,” kata Atase Perdagangan Tokyo Djatmiko Bris Witjaksono. Konsep yang diusung Paviliun Indonesia pada JFWIFF 2012 adalah “Diversity of Batik and Woven of Indonesia from Traditional to Contemporer” yang menampilkan berbagai keragaman dan kreativitas para desainer nasional dari beberapa kelompok produk fesyen seperti batik, tenun dan pakaian jadi wanita baik yang berdesain tradisional maupun kontemporer.

Beberapa eksibitor yang berhasil mendapatkan kerja sama bisnis dalam pameran Jepang tersebut antara lain Lenan Pearl of Silk, Jeanny Ang Couture, Galery Batik Jawa, Leginayba dan Borneo Chic. Sedangkan yang mendapatkan pembeli ritel di pameran tersebut antara lain Thomas Sigar, Dayang Collection, Grage Collection, Sosro Kusumo Batik, Gading Haumara, dan Mo En Da. Di samping hasil tersebut, para eksibitor juga mendapat peluang untuk memasarkan produk fesyennya di pasar ekspor selain Jepang karena tidak sedikit buyer melakukan kerja sama bisnis memiliki skala usaha hingga mancanegara.

Beberapa pebisnis lokal yang menjalin kerja sama usaha dengan eksibitor Indonesia tidak hanya berasal dari Tokyo namun juga dari Hyogo, Osaka, Fukuoka, Kyoto, Nagoya dan Hokkaido. Selain pengunjung bisnis, paviliun Indonesia juga cukup ramai dikunjungi oleh masyarakat Jepang pencinta Indonesia baik dari kalangan akademisi, profesional, dan pengusaha. Kehadiran Indonesia pada JFW-IFF 2012 mencerminkan antusiasme para pemangku kepentingan dunia fesyen nasional baik para desainer, perajin dan instansi pembina terkait.

Hal itu terlihat dari luas Paviliun Indonesia tahun 2012 ini yang mencapai 19 booth, sementara tahun 2011 hanya berjumlah 8 booth. Dari jumlah peserta, eksibitor Indonesia yang berpartisipasi juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya, yaitu dari 13 menjadi 30 peserta. Paviliun Indonesia tersebut merupakan hasil kerja sama kantor Atase Perdagangan KBRI Tokyo, ITPC (Pusat Promosi Perdagangan Indonesia) Osaka, Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan dan Ditjen Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian.

Source http://id.beritasatu.com/home http://id.beritasatu.com/family/batik-indonesia-diminati-di-japan-fashion-week/41639
Comments
Loading...