Batik Indonesia : Batik Tulis yang Berharga Sejarah

0 33

Batik tulis yang menjadi saksi bisu sejarah perjalanan kehidupan :

Kawung Dwi Warna [Surakarta]
Bapak Susilo Bambang Yudhoyono 30 Juli 1976. Selain kesederhanaan dan keindahan yang terpancar dari motif kawung ini, batik ini juga spesial karena merupakan pemberian dari ibunda Ibu Ani. Di dalam motif kawung ini memiliki makna lambang kesederhanaan dan kewibawaan sekaligus kepada pemakainya.

Sido Asih [Surakarta]
Dikutip dari buku, pola batik Sido Asih diciptakan untuk mengagungkan cinta kasih antara dua insan manusia. inilah sebuah ungkapan tertinggi mempelai perempuan kepada tautan hatinya. Ibu Ani memakai batik motif Sido Asih pada hari pernikahannya.

Semenan Sido Asih
Batik ini menurut Ibu Ani adalah warisan dari Eyang Kakung, kain batik ini berusia lebih dari 80 tahun dan tidak ternilai historisnya bagi beliau. Dengan harapan bahwa budi yang luhur akan terus turun temurun diwariskan dari generasi ke generasi.

Udan Liris [Yogyakarta]
Sudah sering mendengar salah satu motif batik langka ini? Benar sekali, Ibu Ani juga memiliki satu motif Udan Liris yang juga dari pemberian ibunda beliau. Menurut beliau, batik ini baginya adalah pengharapan bagi orang yang beliau cintai agar selamat sejahtera, tabah dalam menunaikan tugas mulia untuk nusa dan bangsa.

 

Source Prajnaparamita indonesianbatik.id/2018/09/21/10-batik-tulis-yang-berharga-dalam-sejarah-kehidupan-ibu-ani-bambang-yudhoyono
Comments
Loading...