Batik Indonesia : Batik Tulis Berhiaskan Naga Jawa

0 28

Masuknya Naga menjadi ornamen Batik di Indonesia sebenarnya didorong oleh pengaruh kebudayaan Tiongkok, melalui kontak perdagangan di kota – kota pesisir di utara pulau Jawa. Namun demikian simbol sosok Naga Jawa sendiri sebenarnya sudah terlihat sejak era kerajaan Majapahit di abad ke – 13 Masehi. Bahkan sosok Nogososro sudah terlihat di abad ke 8 – 9 Masehi pada era kerajaan Medangkara. Batik tulis ini berhiaskan Naga Jawa. Sosok Naga Jawa berbeda dengan naga Tiongkok.

Sebagaimana banyak digunakan sebagai hiasan pada pintu gerbang atau gapura, pintu masuk, pahatan pada anak tangga, dan lain – lain. Naga Jawa juga dipakai sebagai hiasan pada gagang keris dan tombak. Ssosok Naga Jawa digambarkan tidak memiliki kaki dan tidak terbang. Naga Jawa lebih menyerupai seekor ular raksasa. Ciri khas dari Naga Jawa adalah memiliki mahkota di kepalanya. Mahkota tersebut menjadi simbol dari pencapaian tertinggi Kundalini. Sama halnya dengan naga Tiongkok, Naga Jawa dipercaya sebagai simbol penjagaan, perlindungan dan pengayoman.

Source Baca Batik instagram.com/bacabatik/?hl=id
Comments
Loading...