Batik Indonesia : Batik Purworejo Pakai Pewarna Alam

0 56

Tanaman mangrove dimanfaatkan ibu-ibu rumah tangga untuk dijadikan pewarna alam dalam kegiatan membatik di Koperasi Perajin Batik Adipurwo, Purworejo. Kegiatan ini untuk lebih mensosialisasikan penggunaan bahan alam yang hasilnya terbukti tak kalah dengan pewarna lain. Dengan menggandeng warga di seputar markas Komunitas Mangrove Purworejo (Komangjo) Foundation, tercatat ada 25 peserta yang menyelami dunia batik serta pewarna alam. Para peserta mengikuti kegiatan ini, mulai tanggal 1-14 April 2019.

Instruktur pelatihan sekaligus Ketua Ketua Koperasi Perajin Batik Adipurwo Raharjo, Widyarsana Darjita mengungkapkan, pelatihan mencakup seluruh proses membuat batik. Mulai dari membuat motif, baik batik tulis dengan canting maupun batik cap, pengenalan dan pembuatan pewarna alam, proses pewarnaan, hingga finishing.

Pewarna alam yang dipilih dalam pelatihan ini terutama dari tanaman mangrove karena merupakan sesuatu yang masih baru di Purworejo. Bagian tanaman yang dimanfaatkan yakni kulit batang, daun, dan buah mangrove

Menurutnya, penggunaan pewarna alam mangrove memang relatif masih baru di Purworejo. Pihaknya tergerak untuk memanfaatkannya karena sekarang ini di kawasan pantai selatan Purworejo tengah dikembangkan mangrove.

Dari penyelenggaraan pelatihan itu, diharapkan menjadi embrio pengembangan batik dengan pewarna alam, terutama mangrove. Rata-rata para peserta sudah memulai usaha batik, sehingga diharapkan dengan tambahan keterampilan yang didapat dari pelatihan bisa semakin mengembangkan usaha dan menularkan ilmunya

Source portalindonesia.net portalindonesia.net/read/6836/20190413/102059/ikuti-pelatihan-25-peserta-batik-di-purworejo-gunakan-pewarna-alam
Comments
Loading...