Batik Indonesia : Batik Motif Temurun Sri Narendra

0 14

Batik Temurun Sri Narendra ini termasuk batik tulis dengan motif yang sangat langka, Karena tidak semua pengrajin batik berani membuatnya. Rasa hormat dan menjunjung tinggi keagungan Kerajaan Jawa menyebabkan sangat langkanya kehadiran simbol kerajaan sebagai ornamen batik di luar tembok keraton. Batik Ini bermotif Temurun Sri Narendra, yang bermakna Bertahtanya Raja berwangsa Mataram. Dihiasi dengan ornamen Parang yang awalnya hanya boleh dikenakan oleh Raja dan kerabat Raja.

Juga ditandai dengan lambang kerajaan Mataram di Surakarta (dimulai dari Susuhunan Paku Buwono I atau Pangeran Puger pada tahun 1704) yang disebut dengan Radya Laksana. Dalam bahasa sansekerta Radya berarti Kerajaan dan Laksana berarti laku, tindakan, cara, karakter atau lambang. Makhuta (Mahkota) melambangkan Raja yang menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Jawa. Surya (Matahari) melambangkan sumber kehidupan yang memberi tanpa pamrih.

Sasangka (Bulan) melambangkan kelembutan cahaya yang menjadi penerang di kegelapan. Sudama (Bintang) melambangkan penuntun di kegelapan. Jagad (Bumi) sebagai tempat awal dan berakhirnya kehidupan. Paku melambangkan keteguhan. Padi dan Kapas melambangkan sandang pangan,kemuliaan dan kemakmuran. Pita Merah Putih melambangkan Bapak dan Ibu. Sehingga Radya Laksana menggambarkan Karakter Kerajaan Mataram yang berkebudayaan Jawa yang luhur.

Source Baca Batik instagram.com/p/BBM3GDxI6bD/?hl=id&taken-by=bacabatik
Comments
Loading...