Batik Hadapi Tiga Masalah

0 316

Batik Hadapi Tiga Masalah

Industri batik sekarang ini masih menghadapi beberapa masalah. Permasalahan yang dihadapi ada 3 yaitu : fluktuasi dan ketersediaan bahan baku, kendala pemasaran, dan berkurangnya tenaga pembatik. Permasalahan itulah yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo saat dalam acara Peringatan Hari Batik Nasional, di Kompleks Lapangan Jetayu, Kota Pekalongan. Dari waktu ke waktu, batik semakin menjadi kebanggaan masyarakat. Saat ini dari 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah, sekitar 30 kabupaten/kota sudah memiliki usaha batik.

Jumlah sentra batik pada 30 kabupaten/ kota tersebut terdapat sekitar 146 sentra, dengan jumlah unit usaha mencapai 11.391 unit usaha. “Itu unit usaha dalam berbagai skala, baik tradisional maupun yang menggunakan teknologi,” kata Pak Gubernur. Oleh karena itu, batik harus terus ditingkatkan, agar memiliki daya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Saat ini terdapat berbagai kendala, antara lain fluktuasi dan ketersediaan harga bahan baku. Seringkali kenaikan harga bahan baku melebihi kenaikan harga jual produk batik. Selain itu, masuknya tekstil bermotif batik dari China, juga menjadi salah satu kendala industri batik. Sekarang generasi yang tekun membatik juga berkurang. Oleh karena itu, perlu upaya mengatasi persoalan itu, antara lain membuka pasar-pasar baru. Selain itu, ia berharap pemerintah pusat bisa menyeleksi pintu impor batik, atau bila perlu menaikkan biaya impor batik.

Source Batik Hadapi Tiga Masalah Batik
Comments
Loading...