Batik Gumelem Motif Sekar Pudhak

0 176

Batik Gumelem Motif Sekar Pudhak

Pudhak merupakan sejenis tanaman yang wujudnya hampir menyerupai tanaman pandan, tetapi pudak ini merupakan tanaman yang memiliki duri mulai dari batang sampai pada daunnya. Selain adanya duri dalam tanaman ini, yang membedakannya dengan tanaman pandan adalah tanaman ini bisa tumbuh menjadi besar dan memiliki buah yang mirip dengan buanh nanas, berbeda dengan pandanyang tidak memiliki buah,tetapi buah pada tanaman pudhak ini tidak dapat dikonsumsi. Tanaman ini banyak tumbuh di daerah Gumelem. Banyaknya tanaman pudak yang terdapat di Gumelem ini dimanfaatkan oleh penduduk sekitar sebagai bahan untuk pembuatan anyaman, khususnya untuk pembuatan anyaman tikar.

Melalui kegiatan menganyam ini, Desa Gumelem juga sempat dikenal sebagai salah satu desa penghasil anyaman dari bahan baku tanaman pudak. Dalam pembuatan anyaman tikar, bahan yang dipergunakan dari tanaman ini adalah dari daunnya, sebelum mulai diproses duri-duri yang berada dipinggiran daun harus dibersihkan terlebih dahulu dan kemudian dijemur hingga warna berubah menjadi kecoklatan. Tikar berbahan baku tanaman pudak ini sangat cocok untuk kondisi daerah yang tropis, karena tikar ini tidak panas. Dari tumbuhan yang merupakan bahan baku pembuatan anyaman ini, masyarakat Gumelem menjadikannya sebagai salah satu mata pencaharian.

Motif ini dibuat berdasarkan sumber inspirasi yang didapatkan melalui mata pencaharian sebagian masyarakat. Pudak pada motif ini digambarkan dengan bentuk yang sederhana, tetapi tetap menggambarkan keadaan tanaman pudak pada wujud yang sebenarnya. Seperti yang telah diperlihatkan dari bentuk ornamen di motif batik ini, daunnya dibuat memanjang disertai variasi dipinggiran daun yang menyerupai duri dengan bentuknya yang meruncing. Pada bagian bawah dedaunan terdapat beberapa bentuk ornamen yang menggambarkan buah dari tanaman pudak. Warna yang digunakan pada motif ini juga sangat sederhana yaitu warna merah dan putih, tujuannya agar fokus lebih diperlihatkan dari bentuk ornamennya. Isen-isen yang digunakan adalah cecek, sawut, dan sisik melik.

Source file:///F:/bahan%20batik/Amelia%20Candra%20Dewi%2009206244014.pdf
Comments
Loading...