Batik Gumelem Motif Kantil Rinonce

0 215

Batik Gumelem Motif Kantil Rinonce

Pembuatan Motif Batik Kantil Rinonce berdasarkan kebiasaan masyarakat Gumelem yang pada waktu-waktu tertentu membawakan sesaji untuk prosesi ritual sedekah bumi di bukit Girilangan sebagai salah satu bentuk pelestarian tradisi budaya peninggalan leluhur yang telah berkembang di wilayah Gumelem. Nama Kantil Rinonce berasal dari dua suku kata yaitu kantil yang berarti bunga dan Rinonce berarti rangkaian bunga.

Motif ini terlihat seperti Motif Kawung dari bentuk bunga kantilnya, seperti pada motif klasik turunan dari keraton Mataram. Diciptakannya Motif Kantil Rinonce ini tidak lepas dari kegiatan sedekah bumi yang sudah menjadi tradisi, bunga kantil yang dipakai sebagai salah satu pelengkap ritual ini digambarkan dengan rangkaian menyerupai jaring-jaring garis yang membentuk belah ketupat, tetapi tidak dibuat dengan menggunakan garis yang tegak lurus melainkan meliuk-liuk atau melengkung. Bentuk garisnya ini disesuaikan dengan adanya ornamen bunga pada motif ini, karena bunga mempunyai kesan yang cenderung lembut, maka dari itu garis yang dibuat sebagai jaring-jaringnya juga menyesuaikan dari bunganya.

Pada ujung-ujung sudut dari belah ketupat ini terdapat ornamen bunga dengan empat ruas dan dilengkapi daun yang diletakan pada masing-masing ruas bunga, sehingga motif ini sering disebut menyerupai motif kawung. Warna yang digunakan pada motif ini adalah hitam sebagai warna dari ornamen, krem kekuninganyang digunakan sebagai garis kontur ornamen sekaligus sebagai warna isen-isen berupa cecek, dan warna merah gelap sebagai latar kain.

Source file:///F:/bahan%20batik/Amelia%20Candra%20Dewi%2009206244014.pdf
Comments
Loading...