Batik Gumelem Motif Gedong Kosong

0 73

Batik Gumelem Motif Gedong Kosong

Kata Gedong Kosong berasal dari kata Gedong yang berarti rumah, dan kosong dari asal kata kekosongan. Motif Gedong Kosong ini dibuat berdasarkan inspirasi yang timbul dari keadaan disekitar masyarakat Gumelem. Kebanyakan rumah yang di bangun oleh masyarakat Desa Gumelem selalu memiliki lahan atau tanah kosong di depan rumahnya untuk dijadikan sebagai taman yang ditanami berbagai tanaman agar tetap rindang dan sejuk. Salah satunya adalah seperti yang diungkapkan ke dalam motif batik ini.

Motif Batik Gedong Kosong masuk ke dalam golongan Motif Buketan, karena letak penempatan bidang untuk ornamennya tidak sama. Ada sisi bidang yang penuh dengan ornamen pada bagian bawah, tetapi pada bagian atas kain hampir tidak terdapat ornamen atau kosong. Ornamen bunga dan daun yang digambarkan pada motif ini telah lebih divariasikan dari bentuk aslinya, dengan bentuk daun yang memiliki urat daun, garis daun, dan bidang yang membentuk daun. Tetapi pada bentuk tangkai bunga ini lebih divariasikan dengan garis-garis lengkung yang ujung tangkainya dibuat seperti ukel. Arah ukel yang dijadikan sebagai tangkai pada motif ini juga mempunyai arah ukel yang tidak sama, ada yang ukelnya menghadap ke kanan dan kiri, dengan pola berseling yaitu apabila ukel yang diatas mengarah ke sisi kanan, maka ukel yang dibawah mengarah ke kiri, begitu seterusnya.

Ornamen bunga disini dibuat dengan dua macam bentuk, ada yang digambarkan hanya setengah lingkaran dan ada yang digambarkan dengan kelopak bunga sempurna, sehingga membentuk bidang lingkaran. Kemudian pada bagian bawah ornamen tumbuhan, terdapat butiran-butiran berwarna putih yang berukuran sedang dengan bentuk bidang segitiga ini merupakan gambaran dari kerikil-kerikil kecil yang biasanya terdapat dibawah tanaman pada umumnya. Penggunaan warna masih sama yaitu merah, hitam, dan putih sebagai warna kontur dan isen-isen. Pada ornamen tumbuhan ini, isen-isen yang digunakan adalah cecek, sawut, cecek sawut, dan cacah gori.

Source file:///F:/bahan%20batik/Amelia%20Candra%20Dewi%2009206244014.pdf
Comments
Loading...