Batik Gula Kacang dan Wedang Ronde

0 283

Batik Gula Kacang dan Wedang Ronde

Seiring perkembangan zaman, muncul inovasi dan kreativitas agar batik tetap bisa digunakan oleh para generasi muda. Salah satunya membuat batik yang motifnya terinspirasi dari oleh-oleh khas Salatiga, yakni Gula Kacang dan Wedang Ronde. Ide untuk yang membuat motif baru ini adalah Chusnulia Wardhani, warga Pungkursari, Salatiga. Perempuan yang akrab dipanggil Dhani ini memiliki Galeri Omah Dhani yang berada di Sraten, tepatnya tikungan Patung Gajah.

Dalam galeri itu, ada berbagai macam karya kerajinan. Namun, diakui Dhani, jika tidak semua adalah produksinya, melainkan produk para pengusaha UMKM. “Saya memproduksi batik dan yang lain adalah beberapa produk UMKM milik teman. Galeri Omah Dhani ini sekaligus menjadi ajang showroom bagi rekan – rekan pengusaha UMKM lainnya,” jelasnya.

Produk yang dipajang selain batik, antara lain cermin dengan motif sandal, kerajinan bathok kelapa, hingga rak bermotif batik. Bahkan ada minuman obat tradisional seperti jus bawang putih. Selepas kuliah, ia mengadu peruntungan ke Jakarta dan berhasil diterima bekerja di sebuah perusahaan swasta. Ia pun bertahan sampai dengan 16 tahun dan sudah memiliki posisi yang lumayan.

Namun ia merasa ingin berubah, dan akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya dan tinggal di Salatiga. Ia memilih berbisnis batik. Setelah memilah – milah motif yang akan dibuat, akhirnya ia mendapatkan ide beberapa, yakni Batik Ikan Wader,  Batik Wedang Ronde dan Gula Kacang. Dhani mengajak pembatik untuk merealisasikan ide desain yang dibuatnya. Proses itu berjalan selama dua tahun. Setelah selesai, ternyata idenya mendapatkan respons masyarakat dan terbukti desainnya selalu habis dibeli para konsumen.

Ia tetap berusaha menjaga kualitas dengan membuat batik tulis dan bukan printing. Harganya pun tidak terlalu mahal, yakni sekitar Rp 195 ribu per helai kain. Di sisi lain, ia juga sudah mendaftarkan paten atas idenya Hak Atas Kekayaan Intelektual (Haki). Bahkan ia berencana membuat kampung batik di tempat tinggal lainnya yang berada di Kecamatan Kecandran. “Ide ini sudah dikomunikasikan ke beberapa pihak dan mendapatkan dukungan,” jelas perempuan yang mudah akrab ini.

Source Batik Gula Kacang dan Wedang Ronde Batik
Comments
Loading...