Batik Gresik Kembangkan Motif Daerah

0 242

Batik Gresik Kembangkan Motif Daerah

Sejumlah perajin batik asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur mulai mengembangkan motif daerah yang diberi nama “Loh Bandeng”, sesuai dengan salah satu produk unggulan dari kabupaten setempat, yakni ikan bandeng. Salah satu perajin yang juga pemilik sanggar batik Rumpaka Mulya Gresik, Anang Samsul Arifin, di Gresik pengembangan batik bermotif daerah bertujuan mengenalkan ikan bandeng sebagai makanan khas kota pesisir Gresik. Motif Loh Bandeng kali pertama diciptakakan pada tahun 2009, setelah melihat jika Gresik belum punya motif khusus yang menggambarkan khas kota tersebut. Motif itu dikerjakan secara manual bukan dengan melalui cetakan mesin, serta warna yang digunakan merupakan warna alami dari tumbuh-tumbuhan. “Harganya memang cukup mahal, yakni sekitar Rp3 juta hingga Rp5 juta perlembar kainnya, namun sebanding kualitasnya karena pengerjaannya secara manual bukan dengan cap, dan warnanya memakai warna alam alami dari tumbuhan,” katanya.

Motif Loh Bandeng dibuat mirip bentuk tubuh ikan bandeng namun tanpa menggambar kepala bandeng, sebab disesuaikan dengan motif lengkungan model batik. Sementara dalam pengembangannya, Batik Loh Bandeng telah dipasarkan ke sejumlah daerah di Indonesia, serta membuat beberapa negara tertarik datang ke Gresik.

Keberadaan sanggar batiknya yang terletak di Desa Kandangasin, Kecamatan Wringinanom telah banyak dikunjungi wisatawan dan arkeologi dari Jerman, Belanda, Vietnam serta mahasiswa Cambridge California University setelah mengetahui motif batinya dari internet. Dengan pengenalan dengan wisatawan akan membuka pangsa pasar Batik Motif Loh Bandeng hingga ke luar negeri.

Source http://www.kompas.com/ http://lifestyle.kompas.com/read/2012/09/26/23065594/batik.gresik.kembangkan.motif.daerah.
Comments
Loading...