Batik Girl Sebarkan Boneka Batik ke Sepuluih Ribu Anak

0 13

Batik Girl Sebarkan Boneka Batik ke Sepuluih Ribu Anak

Batik Girl, sebuah program pemberdayaan narapidana perempuan di Indonesia berharap dapat membagikan 10 ribu boneka berpakaian batik kepada anak-anak kurang beruntung di ASEAN.

Hal ini dikemukakan oleh pendiri Batik Girl, Lusia Efriani Kiroyan, pendiri Cinderella From Indonesia Centre (CFIC), saat berkunjung ke Melbourne.. Kunjungannya ini sebagai bagian dari pengenalan progam Batik Girl di Australia, yang juga mengunjungi kota Darwin.

Lusia menjelaskan Batik Girl adalah upaya untuk membina dan memberdayakan napi perempuan di Indonesia dengan membekali keterampilan membuat pakaian boneka dari kain batik.

Lusia baru saja mendapatkan dana hibah dari Alumni Grant Scheme (AGS) dari pemerintah Australia yang dananya dipakai untuk melakukan pelatihan bagi 100 narapidana di penjara Batam dan Bali untuk membuka seribu boneka.

Untuk menjalankan program sosialnya, Lusia mengaku banyak mengikuti kompetisi hibah internasional. Lalu mengapa ia memilih boneka sebagai produknya?

“Sebelum saya sibuk seperti sekarang, saya punya kebiasaan setiap hari Jumat untuk mengunjungi anak-anak yang terkena kanker, HIV, atau yang sedang sakit di rumah sakit secara rutin. Karena sibuk, saya ingin ada satu sosok yang bisa menggantikan kunjungan saya ke anak-anak dan mungkin boneka ini bisa mewakili saya dan anak-anak bisa terus mengingatnya.”

Sudah ada lebih dari 150 narapidana perempuan Indonesia yang mendapatkan pelatihan untuk merancang dan menjahit baju dari kain batik dengan upah sekitar Rp 10.000. “Ada seleksi, karena ini melibatkan jarum dan gunting, jadi jika secara psikologis mereka belum siap, mereka tidak bisa mengikuti program pembinaan ini.” Tahun ini menjadi tahun ketiga bagi Lusia untuk memperkenalkan programnya ke Australia.

Source https://www.tempo.co https://www.tempo.co/abc/1592/batik-girl-sebarkan-boneka-batik-ke-sepuluih-ribu-anak
Comments
Loading...