Batik Dengan Filosofi Pucuk Rebung Di Jakarta

0 11

Batik Dengan Filosofi Pucuk Rebung Di Jakarta

Sukses menjalani bisnis food and beverage, Dina Rimandra Handayani melebarkan sayapnya di bidang fashion. Melalui brand Ambah Batik, Dina mencoba memperkenalkan batik motif pucuk rebung ke khalayak ramai. Mojang asal Bogor, Jawa Barat ini sengaja memilih motif pucuk rebung karena memiliki filosofi yang mendalam. Pada motif ini seseorang diajarkan untuk bisa bermanfaat bagi orang lain.

“Kebetulan batik saya ini tidak menonjolkan daerah mana-mana, tapi yang kita tonjolkan adalah satu motif yaitu motif pucuk rebung, dimana motif tersebut memiliki arti bahwa hidup seseorang harus memberikan manfaat,” ucap Dina di Bonobo Event Space & Bar di Landmark Tower Lantai Dasar No. 1, Jalan Jenderal Sudirman, Setia Budi, Kota Jakarta Selatan.

Filosofi pada motif pucuk rebung bukan hanya sekadar disukai Dina. Lewat Ambah Batik, wanita kelahiran 15 Mei 1987 itu mencoba merealisasikannya di dunia nyata. Dari 50 persen keuntungan penjualan, Dina sengaja mendonasikannya untuk mendidik pelajar SMK dalam membuat kain batik hingga menjadi pakaian siap pakai.

“Di Ambah Batik ini kita punya konsep social preneur. Kenapa? karena menurut saya, saya sangat peduli, saya merasa tergerak untuk bagaimana caranya mendorong ekonomi kreatif di Indonesia. Sementara para pengerajin juga lanjut usia. Kekhawatiran saya ketika mereka sudah lanjut usia. Kita harus meregenerasi, yang muda harus disupport,” katanya.

Kata Ambah dalam Ambah Batik diambil dari bahasa Jawa kuno ‘amba’ yang artinya menulis, sedangkan penambahan huruf ‘H’ memiliki makna hidup. Terdapat pula logo Ambah yang menyerupai motif pucuk rebung, sehingga melahirkan makna menulis kisah kehidupan yang memiliki manfaat bagi orang lain.

Saat ini pengerajin Ambah Batik terdapat di tiga daerah yakni Solo, Pekalongan dan Kudus. Sedangkan SMK yang dibina oleh Ambah Batik baru berada di Kudus dengan jumlah 50 hingga 75 siswa.

“Sementara (SMK yang dibina) masih Kudus, karena daerah lain seperti Pekalongan dan Solo masih dalam proses. Kita harus menyesuaikan dengan kurikulum mereka jangan sampai pelatihan batik ini mengganggu pelajaran mereka,” ujar Dina.

Motif pucuk rebung sendiri umumnya dipakai di daerah melayu seperti Aceh, Riau dan Sumatera, namun beberapa wilayah lainnya juga memakai motif ini dalam kain batiknya. Biasanya motif pucuk rebung hanya dipakai sebagai motif pada pinggir kain batik.

Source https://merahputih.com/ https://merahputih.com/post/read/ambah-batik-brand-batik-dengan-filosofi-motif-pucuk-rebung
Comments
Loading...