Batik Lente Khas Situbondo

0 326

Motif batik Situbondo kebanyakan bermotif kerang karena utara Kabupaten Situbondo ini terdapat pesisir. Sejarah batik telah sejak lama, banyak versi tentang keberadaan batik di Situbondo zaman dahulu. Menurut penjelasan dari salah satu narasumber bahwa batik di Situbondo telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Batik Situbondo sebenarnya sudah ada sejak tahun 1970 atau sebelumnya, hal ini dapat dibuktikan dengan peninggalan kain batik yang ada di Desa Peleyan Kecamatan Kapongan (namun lebih dikenal dengan cotto’an).

Batik Cotto’an merupakan salah satu jenis batik yang ada di desa Peleyan kecamatan Kapongan Situbondo. Enjuk Bayan merupakan orang yang pertama kali menjadi pembatik di daerah ini, telah menekuni dunia ini sejak zaman pendudukan Belanda. Pada 1950-1980-an, Batik Cotto’an bisa diperoleh di Pasar Cermee, Pasar Prajekan, dan Pasar Situbondo. Pembelinya adalah para ibu yang tinggal di daerah sekitar. Nama Batik Cotto’an diambil dari nama desa asal penjualnya, orang yang pertama kali menjajakan kain batik ini berasal dari Desa Cotto’, meskipun sebenarnya kain ini diproduksi di Desa Peleyan dan sudah bertahun-tahun lamanya. Orang yang membeli pada saat itu hanya tahu bahwa si penjual kain batik ini berasal dari desa Cotto’, akhirnya kain batik yang mempunyai motif yang sangat khas ini pun lebih dikenal sebagai batik Cotto’an.

Ciri khas Batik Cotto’an menggunakan bahan ourpos, malam tawon, dan malam Jepang. Kebanyakan dari batik ini berwarna cerah, dengan ragam hias hewan seperti kupu-kupu dan hewan laut. Batik ini pernah mengalami masa surut, karena kurangnya pengetahuan dan terbatasnya akses dengan suplier bahan pembatikan.

Source Batik Cotto’an Khas Situbondo Batik Situbondo Motif
Comments
Loading...