Batik Cirebon : Batik Keraton Cirebon Motif Singa Barong

0 123

Kereta kencana yang diberi nama Kereta Paksi Naga Liman, maka Keraton Kasepuhan Cirebon memiliki Kereta Singa Barong sebagai kereta kencana milik sultan. Kereta Singa Barong ini dibuat pada tahun 1549, merupakan hasil desain oleh designer kereta Panembahan Losari dan pemahat Ki Notoguna dari Kaliwulu, yang dibuat atas prakarsa Sultan Cirebon Panembahan Ratu Pakungwati I (1526-1649). Sekilas, bentuk Kereta Singa Barong ini memang terlihat hampir sama dengan Kereta Paksi Naga Liman, karena bentuknya yang juga merupakan perwujudan 3 binatang.

  • Belalai gajah di bagian kepala – yang melambangkan persahabatan dengan India yang beragama Hindu. Belalai gajah yang mencuat ke atas memegang trisula seperti halnya pada belalai gajah di Kereta Paksi Naga Liman.
  • Berkepala naga – yang melambangkan persahabatan dengan Cina yang beragama Budha
  • Badan berbentuk buraq (hewan dalam kisah Islam yang bersayap) – yang melambangkan persahabatan dengan Mesir yang beragama Islam

Di sinilah terdapat perbedaan antara Kereta Singa Barong dan Kereta Paksi Naga Liman. Sayap pada Singa Barong adalah sayap buraq, sedangkan pada Paksi Naga Liman adalah sayap garuda (paksi). Badan Singa Barong adalah badan buraq, sedangkan pada Paksi Naga Liman adalah badan gajah. Seperti halnya Kereta Paksi Naga Liman, Kereta Singa Barong ini juga menjadi salah satu ragam hias yang digunakan dalam batik Cirebon yang beraliran keraton.

Source Kepulauan Batik kepulauanbatik.com/2016/04/04/motif-keraton-cirebon-3-singa-barong
Comments
Loading...