Batik Ciprat Ikon Karya Siswa Penyandang Disabilitas

0 121

Batik Ciprat Ikon Karya Siswa Penyandang Disabilitas

Batik Ciprat sudah menjadi ikon karya yang dihasilkan oleh penyandang disabilitas siswa Balai Besar Rehabilitas Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini Temanggung. Kepala BBRSBG Kartini Temanggung Murhardjani mengatakan, bahwa Batik Ciprat merupakan ikon karya yang dihasilkan oleh siswa penerima manfaat. Dengan proses pembuatan batik yang hanya diciprat-ciprat dengan tidak memerlukan proses melukis menjadikan anak-anak penerima manfaat mudah untuk melakukannya. “Kenapa Batik Ciprat, karena ternyata Batik Ciprat adalah jenis batik yang memungkinkan penyandang disabilitas intelektual bisa mengerjakan dengan mudah,” katanya.

Cara mengajar pada penyandang disabilitas intelektual mempunyai metode berbeda, yaitu dengan cara mengajar secara  berulang-ulang. Murhardjani juga menjelaskan bahwa inovator dari Batik Ciprat adalah seorang guru Sekolah Luar Biasa (SLB) di Semarang yang awalnya bertujuan menciptakan keterampilan yang sesuai dengan penyandang disabilitas.

Batik Ciprat telah mendapatkan perhatian dan sudah menembus beberapa pameran di Indonesia, bahkan peminatnya sangat tinggi, dengan harga yang ditawarkan per lembarnya berkisar Rp. 110.000 sampai dengan Rp. 125.000, tergantung dengan kualitas kain dan ragam warnanya. Selain pembuatan Batik Ciprat, beberapa karya juga dihasilkan oleh siswa penerima manfaat, seperti keterampilan tata boga dalam membuat lauk pauk, menjahit, pembuatan batako, gerabah dan juga bercocok tanam jamur. Hal ini diharapkan sebagai bekal para siswa penerima manfaat agar tidak tergantung dengan orang lain dan dapat mandiri setelah mereka kembali dengan keluarga.

Source http://202.89.117.95/ http://202.89.117.95/read/212691/batik-ciprat-ikon-karya-siswa-penyandang-disabilitas.html
Comments
Loading...