infobatik.id

Batik Cimahi Belum Sentuh Penetrasi Pasar Sektor Pariwisata

0 12

Batik Cimahi Belum Sentuh Penetrasi Pasar Sektor Pariwisata

Sejak dicanangkan oleh Dinas Pariwisata dan Budaya Pemerintah Kota Cimahi pada tahun 2009 bahwa Batik Cimahi sudah menjadi bagian dari Ikon Budaya dan pariwisata di Kota Cimahi, namun perkembangan Batik Cimahi saat ini belum menyentuh penetrasi pasar sektor pariwisata. Saat ini Cimahi telah memiliki kekhasan motif yang merepresentasikan ikon kearifan lokal dan kekayaan budaya Cimahi diantaranya Batik Motif Cirendeu, Batik Motif Ciawitali, Batik Motif Curug Cimahi, Batik Pusdik dan Batik Kujang. Hal ini dikatakan Triwanto Mardi pengusaha sekaligus seniman lembur batik di wilayah Cimahi Utara.

Dari awal adanya Lembur Batik sebenarnya bersamaan dengan visi misi Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Cimahi yang ingin mengembangkan sektor budaya dan pariwisata salah satunya melalui batik, saat itu dirinya bersama-sama Pemkot Cimahi menggagas motif batik yang mengangkat ciri khas kekayaan budaya Cimahi dengan riset dan melakukan penelusuran sejarah Cimahi salah satunya melalui diskusi dengan tokoh dan sesepuh Kota Cimahi, darisanalah akhirnya disepakati Cimahi memiliki lima motif batik yang dipatenkan. Jika bicara soal perkembangan Batik di Cimahi sebenarnya berkaitan dengan sejarah Cimahi itu sendiri, saat ini Cimahi belum menjadi kota kunjungan wisata bagi turis lokal atau asing karena belum adanya sentralisasi batik, kalaupun ada tapi volume kunjungan wisata tidak bisa sebanyak kota lain yang sudah memiliki pusat sentralisasi.

Sebaiknya Kota Cimahi mengikuti kota-kota lainnya yang telah memiliki sentralisasi seperti batik trusmi yang ada di Cirebon atau di Pekalongan dan Solo, Ia optimis perkembangan batik di Cimahi akan lebih baik dan menguntungkan dari sektor bisnis di Kota Cimahi dan sektor pariwisata di kota Cimahi. Memang untuk mengembangkan dan merintis usaha batik tidak mudah karena diperlukan ketekunan dan kreatifitas yang mumpuni dan tidak semua orang banyak terjun di bidang usaha seperti ini, bahkan pernah ada yang belajar membatik di workshop lembur batik justru malah mengembangkannya di Karawang dan Sukabumi.

Source http://m.rmoljabar.com/ http://m.rmoljabar.com/news.php?id=40768
Comments
Loading...